Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG– Warga masyarakat tumpah ruah menyaksikan acara di pendopo balai desa Karangdagangan, kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Penuh semangat dan atusias tinggi, warga menyaksikan acara sakral ritual Piuning Sapta Tirta pertanda puncak perayaan Hari Jadi ke 979 Desa Karangdagangan, Kamis, 14 Agustus 2025.
Arak-arakan air suci yang diambil dari tujuh sumber mata air berbeda (3 di babupaten Jombang, 4 di Kabupaten Tuban), dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB.
Prosedsi ini melibatkan barisan pembawa bendera merah putih dan panji desa, kepala desa dan sekretaris desa, pembawa tujuh air suci, barisan BPD Karangdagangan serta dilanjutkan rombongan kirab budaya perdusun.
Ritual Piuning Sapta Tirta digelar kali kedua ini cukup menarik antusias warga baik dari dalam maupun luar desa Karangdagangan. Gunungan hasil bumi yang turut dalam arak-arakan pun habis direbutkan oleh warga yang menyaksikan.
Hadir dalam acara, plt. Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Ibu Wiwin Istiqomah Budiningrum, S.I.P., beserta tim mewakili Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang, menyampaikan selamat kepada Kepala Desa Karangdagangan atas terselenggaranya ritual Piuning Sapta Tirta dan kirab budaya dalam rangka perayaan Hari Jadi Desa Karangdagangan.
“Semoga di tahun depan warga yang turut menyaksikan lebih banyak lagi dan panitia harus lebih siap dari sisi pengamanan, baik pengamanan jalan agar lalu lintas pengemudi motor tidak memotong jalannya barisan kirab dan juga pengamanan agar gunungan tidak habis lebih dulu sebelum selesai kirab.”, ujar Wiwin.
Kepala desa Karangdagangan, Bapak Tambit, menyampaikan harapan kedepannya sangat ingin Ritual Piuning Sapta Tirta bisa menjadi agenda tahunan milik desa Karangdagangan. Beliau juga berharap dukungan dari dinas terkait yakni pembinaan untuk memajukan sektor pariwisata di Karangdagangan bisa berjalan kontinyu untuk menggugah kesadaran warga melestarikan budaya dan potensi wisata yang ada di desa. **