Menu

Mode Gelap

Headline

Penusukan Debt Collector Pinjol di Jombang, Polisi Sebut Motif Diduga Masalah Pribadi

badge-check


					Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Kasus penusukan debt collector pinjaman online (pinjol) di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai menemui titik terang.

Meski hingga satu pekan pascakejadian pelaku penusukan belum tertangkap, Polres Jombang memastikan telah mengantongi identitas pelaku sekaligus memetakan sejumlah lokasi persembunyian yang diduga menjadi tempat pelarian.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan tim opsnal saat ini masih terus melakukan pengejaran intensif di lapangan.

“Identitas pelaku sudah kami ketahui dan lokasi-lokasi persembunyiannya sudah kami petakan. Saat ini tim masih bergerak, tinggal menunggu proses penangkapan,” ujar AKP Dimas, Jumat (6/2/2026).

Korban diketahui bernama Dian Bayu Prakoso (37), yang berprofesi sebagai debt collector pinjol. Namun demikian, polisi belum dapat memastikan apakah aksi penusukan di Jombang tersebut berkaitan dengan profesi korban.

Menurut Dimas, indikasi awal motif penusukan justru mengarah pada konflik personal antara korban dan pelaku.

“Motif pastinya masih kami dalami. Namun sementara ini ada kemungkinan tidak berkaitan langsung dengan pekerjaan korban sebagai debt collector, bisa jadi masalah pribadi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi perkelahian disertai pembacokan terjadi di Dusun Kayen Gang 2, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Salah satu warga setempat, Yuli Fitriani (41), mengaku peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Saat kejadian, ia tengah beristirahat siang bersama anaknya di rumah.

“Saya sama anak mau tidur siang, terus dengar ramai-ramai. Awalnya saya kira kucing berkelahi, ternyata ada perkelahian disertai pembacokan,” ujar Yuli, Rabu (28/1/2026).

Menurut Yuli, warga sekitar tidak mengetahui secara pasti kronologi awal peristiwa pembacokan tersebut. Saat warga berdatangan ke lokasi, korban sudah dalam kondisi terkapar dengan luka cukup parah.

Ketua RT setempat sempat berusaha melerai, namun pelaku langsung melarikan diri. “Pelakunya langsung kabur. Pak RT sempat mengejar tapi tidak bisa. Katanya yang terlibat satu pelaku dan satu korban,” jelasnya.

Yuli menuturkan, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Bahkan, jari kelingking korban mengalami luka parah, dengan darah bercucuran deras dari bagian lengan.

“Lukanya banyak dan parah. Kayaknya dibacok pakai pisau, soalnya tempat pisaunya jatuh dan ketinggalan di lokasi,” ungkapnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kasus Kredit BNI Rp 105 Miliar, Hakim PN Beri Tahanan Rumah Terdakwa Bengawan Kamto

28 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dituduh Illegal Mining Potensi Denda Rp4,2 Triliun, Kejaksaan Agung Menahan Taipan Tambang Samin Tan

28 Maret 2026 - 08:39 WIB

Enam Hari Dilaporkan Hilang, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Kubah Masjid Miftahul Janah Pengaradan Brebes

28 Maret 2026 - 00:45 WIB

Melalui MBG dan Perumahan Rakyat, Presiden Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

27 Maret 2026 - 18:45 WIB

Jadi Bahan Tertawaan Netizen, Tugu Mungil Titik Nol Pemkab Tangerang Rp 2,15 Miliar

27 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kejati Pamerkan Uang Sitaan Rp 214 Miliar Kasus Illegal Mining PT JMB Group Kutai Kartanegara

27 Maret 2026 - 17:16 WIB

14 Hari Hilang, Polisi Temukan Jasad Alfin Windian Dikubur Sedalam 3 M di Cikeas

27 Maret 2026 - 16:38 WIB

Bike to Work: Cara ASN Mojokerto Tekan BBM dan Polusi

27 Maret 2026 - 15:50 WIB

Balas Dendam Iran kepada Indonesia? Tahan 2 Tanker Indonesia akibat Lelang Tanker Arman 114 Milik Iran

27 Maret 2026 - 15:44 WIB

Trending di News