Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Peneliti ITS Peringatkan Potensi Bencana Longsor di Pacet

badge-check


					Prof Dr Ir Amien Widodo MSc peneliti kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Perbesar

Prof Dr Ir Amien Widodo MSc peneliti kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Masyarakat yang tinggal di kawasan pacet Jawa Timur diminta untuk mewaspadai potensi bencana tanah longsor di musim penghujan. Hal tersebut disampaikan Prof Dr Ir Amien Widodo MSC peneliti kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Amien Widodo, Jumat (7/11/2025), mengatakan masyarakat harus ekstra hati-hati dan waspada akan potensi bencana tanah longsor. “Kalau bencana tanah longsor, jelas, khususnya rumahnya yang ada di bukit-bukit tadi,” ujar Amien Widodo. “Jadi, mereka sudah waktunya untuk berkeliling, mencari menuju ke atas bukit, kalau ada retakan-retakan, mereka harus ekstra hati-hati, seperti itu. Dan kewaspadaannya lebih tinggi.”

Amien Widodo mengingatkan, bencana tanah longsor bisa saja terjadi secara tiba-tiba. “Kalau tidak retak, artinya seperti yang terjadi kemarin, tahu-tahu ada longsor,” ujarnya.

Dikabarkan pihak kepolisian setempat juga memberikan hambatan kepada masyarakat untuk tetap waspada akan potensi bahaya tanah longsor di kawasan perbukitan Pacet pada saat tingginya curah hujan. “Mestinya masyarakat sudah harus waspada. Dari kejadian itu kemarin mau ditanamin, tapi tanaman itu, jelas belum bisa dipakai untuk tameng, dari tanah longsor yang lebih dalam dari itu,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan perkiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Trending di Nasional