Menu

Mode Gelap

News

Pemkab Jombang Punya Beban 6.421 Anak Tidak Sekolah, Abdul Majid: Butuh Sinergi

badge-check


					Diknas Pemkab Jombang menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi persoalan 6.421 anak tidak sekolah (ATS), Selasa 3 Maret 2026. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Diknas Pemkab Jombang menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi persoalan 6.421 anak tidak sekolah (ATS), Selasa 3 Maret 2026. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief H. Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Koordinasi  untuk mencari solusi penanganan sebanyak 6.421 Anak Tidak Sekolah (ATS) 2026.

Rapat dilaksanakan Selasa 3 Maret 2026, di Aula 1 Disdikbud, kegiatan ini dihadiri berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jombang, guna memperkuat sinergi penanganan ATS.

Rapat dibuka Sekretaris Disdikbud, Abdul Majid. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi koordinasi lintas dinas untuk selesaikan masalah pendidikan, terutama ATS.

“Masalah ATS tak bisa diatasi sendirian. Butuh kolaborasi lintas sektor agar program wajib belajar 13 tahun berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.

Abdul Majid menambahkan, keberhasilan program ini bergantung pada komitmen bersama semua pemangku kepentingan, sehingga tak ada anak tertinggal dari akses pendidikan.

Forum ini ungkap data ATS per 3 Maret 2026 mencapai 6.421 anak—prioritas utama Pemkab Jombang tahun ini.

Faktor ekonomi keluarga disebut sebagai penyebab dominan, yang menghambat anak melanjutkan pendidikan formal.

Sebagai tindak lanjut, peserta sepakat tingkatkan sinergi dan koordinasi berkelanjutan. Langkah ini diharapkan tekan angka ATS secara signifikan dan pastikan setiap anak berhak belajar hingga 13 tahun.

Pemkab Jombang berkomitmen dorong pemerataan akses pendidikan, agar hak belajar anak terpenuhi secara layak dan berkesinambungan.

E-Book Profil Pendidikan Kabupaten Jombang 2025:

  • tercatat 384 anak usia SMP (13-15 tahun) putus sekolah sepanjang tahun tersebut, atau sekitar 0,52% dari total 73.843 penduduk usia tersebut.
  • Untuk jenjang SD, ada 245 anak yang putus sekolah (0,22% dari populasi terkait).

Sebagai perbandingan, pada 3 Maret 2026, total ATS di Jombang mencapai 6.421 anak (dari konteks rapat sebelumnya). Data total ATS 2025 secara komprehensif belum terdokumentasi di sumber publik yang ada. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Imam Bustomi Serahkan SLF kepada Manajemen RS Bhayangkara Jombang, Begini Persyaratan

5 Maret 2026 - 18:19 WIB

Bantuan Tunai Lansia dan Yatim: Pemkot Mojokerto Pastikan Tersalurkan Sebelum Idulfitri

5 Maret 2026 - 17:05 WIB

Wali Kota Mojokerto Tegaskan RT Berseri Gerakan Perubahan Perilaku

5 Maret 2026 - 14:05 WIB

Jabar Paling Siap Sambut Lebaran, Dedi Mulyadi Telah Selesai Bangun Jalan Baru Mulus 438 Km Rp 2,4 Triliun

5 Maret 2026 - 12:13 WIB

Batang Dihantam Hujan Ekstrem: 3 Orang Tewas, Puluhan Pohon Tumbang Macet 5 Jam

5 Maret 2026 - 11:21 WIB

Safari Ramadan di Mojokerto: Ning Ita Ajak Warga Bersinergi Bangun Kota

5 Maret 2026 - 11:06 WIB

Belum Ada Jawaban: Netanyahu Tewas atau Hoaks

5 Maret 2026 - 10:40 WIB

Batu Gajah yang Melintang di Km 16 Trenggalek Belum Bisa Dipindahkan, Jalur Masih Tutup Total

5 Maret 2026 - 10:06 WIB

OPM Klaim Rampas Senjata Api SS1 TNI di Tolikara Papua Pengunungan

5 Maret 2026 - 09:45 WIB

Trending di News