Menu

Mode Gelap

Headline

Pemerintah Ganti LPG ke DME: Cek Perbedaan Energi dan Risiko Ledakannya

badge-check


					Pemerintah Ganti LPG ke DME: Cek Perbedaan Energi dan Risiko Ledakannya Perbesar

Penulis: Jayadi  |  Editor: Aditya Prayoga 

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Simak beda LPG dan DME untuk masak, risiko ledakan, serta rencana pemerintah ganti gas impor dengan hasil olahan gas lokal di Indonesia.

Pemerintah Mulai Ganti LPG ke DME Tahun Ini

Pemerintah sedang menyiapkan langkah untuk mengganti penggunaan LPG dengan DME bagi rumah tangga. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada gas impor. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kebutuhan gas nasional saat ini sangat tinggi namun produksi dalam negeri masih minim.

“Sekarang konsumsi kita LPG dengan hadirnya Pabrik Lotte itu kurang lebih sekitar 10 juta ton per tahun. Dari 10 juta ton, kapasitas produksi dalam negeri kita hanya 1,6 juta. Artinya kita itu impor 8,4 juta ton untuk menuhi kebutuhan dalam negeri. Berapa ratus triliun itu devisa kita keluar”

Bahlil menyebut bahwa bahan baku gas yang dimiliki Indonesia lebih cocok diolah menjadi DME. Hal ini menjadi solusi agar Indonesia tidak terus menghabiskan devisa untuk membeli gas dari luar negeri.

“Sementara di dalam negeri untuk membangun pabrik LPG, kalau pakai gas itu kan bahan bakunya C3, C4. Sementara gas kita itu lebih banyak di C1, C2. Mau tidak mau harus ada institusi impor. Nah, caranya adalah memanfaatkan baku barang low kalori untuk DME. Itu bisa dipakai untuk mengganti LPG”


Beda Masak 1 Liter Air: LPG vs DME

Berikut adalah perbandingan hasil saat mendidihkan 1 liter air menggunakan kedua jenis bahan bakar tersebut:

Aktivitas LPG DME
Waktu Mendidih ± 4 Menit ± 6 Menit
Gas yang Terpakai ± 15 Gram ± 25 Gram
Warna Api Biru Biru Sangat Bersih
Sifat Panas Sangat Tinggi Sedikit Lebih Rendah

Keamanan dan Risiko Ledakan

Berdasarkan data internasional, DME memiliki sifat kimia yang berbeda dengan LPG, terutama dalam hal risiko kebocoran di ruang tertutup.

Aspek Keamanan LPG DME
Risiko Ledakan Lebih Rendah Lebih Tinggi
Rentang Gas di Udara Sempit (2,1% – 9,5%) Luas (3,4% – 27%)
Efek ke Karet/Seal Aman Bisa Merusak
Kebutuhan Alat Alat Standar Perlu Modifikasi

DME memiliki rentang ledak yang lebih luas, sehingga jika terjadi kebocoran, gas ini lebih cepat memicu kebakaran dibanding LPG. Selain itu, sifat kimia DME dapat merusak selang karet dan karet penyekat (seal) tabung gas biasa. Pengguna disarankan menyesuaikan peralatan masak agar tetap aman.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semeru dan Merapi Janjian Erupsi, Pantai Laut Selatan 3 Kali Gempa Sederet 10 Februari 2026

11 Februari 2026 - 09:13 WIB

Pandji Pragiwaksono Jalani Upacara Adat Toraja: Kena Denda Seekor Babi dan 5 Ekor Ayam

11 Februari 2026 - 00:15 WIB

Tiga Pelajar SMP Tewas Bersama, Motor Oleng Masuk Kolong Truk di Paiton Probolinggo

10 Februari 2026 - 23:13 WIB

Penggelapan Rp 2,4 Triliun, Bareskrim Polri Menahan Dirut dan Komisaris Dana Syariah Indonesia

10 Februari 2026 - 19:54 WIB

Bakat Setiawan Umumkan Sayembara Berhadiah Rp 100 Juta, Relawan Berhasil Temukan Jasad Yazid Firdaus

10 Februari 2026 - 18:58 WIB

Hampir Sebulan Hilang, SAR Mandiri Temukan Jasad Yazid Firdaus di Bukit Mongrang Tawangmangu

10 Februari 2026 - 18:13 WIB

Kejakgung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pome Kerugian Negara Rp 11,8 Triliun Diduga Libatkan Oknum BC

10 Februari 2026 - 17:46 WIB

124 Tahun Jadi Sahabat Keluarga, Solusi Mendapat Modal Rp 50.000 – 2,5 Juta Tanpa Bunga

10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Pemkab Gresik Fasilitasi Pemulangan Tiga Anak PMI Kembali ke Kampung Halaman

10 Februari 2026 - 11:47 WIB

Trending di Headline