Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pelatihan SKKNI Wujudkan Profesionalisme Pengurus Koperasi di Mojokerto

badge-check


					Pelatihan SKKNI Wujudkan Profesionalisme Pengurus Koperasi di Mojokerto (dok.humas) Perbesar

Pelatihan SKKNI Wujudkan Profesionalisme Pengurus Koperasi di Mojokerto (dok.humas)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto bertekad memperkuat gerakan koperasi dengan mengalokasikan anggaran untuk pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi para pengurus koperasi.

Hal tersebut disampaikan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita ketika membuka kegiatan pelatihan SKKNI di PLUT Maja Citra Kinarya pada Kamis, (11/9/2025).

“Setiap tahun kami selalu mengalokasikan anggaran untuk pelatihan SKKNI ini.

Ini bentuk kepedulian saya terhadap gerakan koperasi di Kota Mojokerto. Itulah kenapa dalam beberapa tahun berturut-turut saya dinobatkan sebagai Pembina Koperasi Terbaik.

Karena saya benar-benar ingin koperasi bisa berdiri setara dengan badan-badan usaha lainnya,” kata Ning Ita.

Kondisi struktur ekonomi Kota Mojokerto yang terbatas justru membuat keberadaan koperasi menjadi sangat strategis.

Saat ini, 32% struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Mojokerto didominasi oleh sektor perdagangan, disusul jasa, transportasi-akomodasi, dan jasa konstruksi.

Namun, minimnya lahan dan keterbatasan aksesibilitas membuat investor besar sulit menanamkan modal di Kota Mojokerto.

“Kota kita ini kecil, 57% wilayahnya adalah permukiman, sehingga sentra industri atau perdagangan besar hampir tidak ada.

Saya sering ditawari teman-teman investor, tapi selalu terkendala lahan dan aksesibilitas.

Karena itu saya ingin koperasi yang ada di level akar rumput bisa tumbuh besar, setara dengan PT atau CV. Karena koperasi ini sebenarnya sama seperti PT go public, pemiliknya banyak, yaitu para anggota,” ungkapnya.

Menurutnya koperasi yang berkembang pesat biasanya adalah koperasi karyawan di sebuah perusahaan karena memiliki dukungan modal kuat dan diversifikasi usaha.

Sedangkan koperasi di kelompok masyarakat akar rumput masih cenderung kecil dan terbatas pada unit simpan pinjam.

“Fokus saya justru koperasi-koperasi di level grass root seperti panjenengan ini.

Agar punya semangat untuk menjadi badan usaha dengan omset besar, sehingga kekuatan ekonomi bisa merata dimiliki masyarakat. Karena pemilik sahamnya adalah anggota sendiri,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa pelatihan SKKNI bukan akhir, melainkan awal.

“Setelah ikut pelatihan ini, panjenengan harus ikut uji kompetensi. Kalau sudah punya sertifikat uji kompetensi, barulah layak untuk mendapatkan izin usaha. Jadi jangan hanya berhenti di pelatihannya saja,” pesan Ning Ita.**

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Trending di News