Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Dua momentum besar keagamaan, Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, yang beririsan tahun ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Mojokerto.
Wali Kota Ika Puspitasari, atau akrab disapa Ning Ita, menegaskan instruksi penguatan pengamanan lingkungan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas di 18 kelurahan.
Dalam arahannya di Pendapa Sabha Kridatama, (19/3) Ning Ita menekankan pentingnya sinergi aparat kewilayahan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat.
“Mohon kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengoptimalkan pengamanan lingkungan dan ketertiban umum,” tegasnya.
Selain pengamanan perayaan, ia juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Kota Mojokerto yang dikelilingi aliran sungai besar dan rawan cuaca ekstrem seperti angin puting beliung, menurutnya, tidak boleh lengah.
Ning Ita turut menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama, baik dalam perayaan Nyepi maupun perbedaan penetapan Idul Fitri.
Pemerintah telah menyiapkan skenario antisipasi, termasuk lokasi salat Id, agar masyarakat tetap dapat beribadah dengan nyaman meski ada perbedaan hari.
Mengakhiri arahannya, Ning Ita mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi demi ketentraman Mojokerto, sekaligus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.**







