Menu

Mode Gelap

Nasional

LPS Catat Tabungan Orang Kaya Tembus Rp5.112 Triliun, Seharusnya Kena Pajak Tinggi

badge-check


					Ilustrasi LPS Perbesar

Ilustrasi LPS

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Di tengah banyak warga Indonesia yang hidup pas-pasan, ternyata, banyak orang kaya yang hartanya terus bertambah. Isi saldo rekening di bank dari kelompok kaya, meroket hingga di atas Rp5.100 triliun. Mereka seharusnya dikenai pajak jumbo.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), mencatat, saldo tabungan orang kaya di Indonesia, mengalami lonjakan tajam pada Juli 2025. Kenaikannya jauh di atas pertumbuhan tabungan kelompok menengah-bawah.

Berdasarkan data distribusi simpanan LPS, saldo tabungan dengan dana di atas Rp5 miliar, jumlahnya mencapai Rp 5.112,71 triliun per Juli 2025. Atau tumbuh 9,45 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara, tabungan dengan dana di bawah Rp100 juta, totalnya Rp1.108,13 triliun. Atau tumbuh 4,76 persen (yoy) di periode yang sama. Masih di bawah jumlah tabungan kelompok kaya di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa menilai, pertumbuhan tabungan kelompok kaya, lebih pesat karena pengusaha selalu menyiapkan dana untuk ekspansi bisnis. “Ini indikasi bahwa mereka masih mengumpulkan uangnya di sana untuk siap-siap ekspansi nanti,” kata Purbaya, di Jakarta, dikutip Rabu (27/8/2025).

Meski demikian, kata Purbaya, saldo tabungan orang kaya sedikit turun ketimbang Juni 2025 yang mencapai Rp5.175,27 triliun. Penurunan ini, menandakan sebagian pengusaha mulai merealisasikan ekspansi bisnis meski belum penuh.

“Belum ekspansi penuh, tapi enggak lama lagi kalau membaik mungkin mereka akan mulai ekspansi bisnisnya lagi,” katanya.

Di sisi lain, saldo tabungan kelas menengah ke bawah tetap menunjukkan tren positif dalam beberapa bulan terakhir. Pertumbuhan saldo tabungan di bawah Rp 100 juta tercatat 4,29 persen pada April, 3,75 persen pada Mei, 4,89 persen pada Juni, dan 4,76 persen pada Juli 2025.

“Kelihatannya yang di atas tumbuhnya lebih kencang dibanding yang di bawah. Cuma kalau kita lihat sebetulnya dibanding awal tahun, yang di bawah Rp 100 juta sudah ada tanda-tanda perbaikan,” jelas Purbaya.

Saat memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025), Presiden Prabowo Subianto berniat akan mengkaji penerapan pajak penghasilan (PPh) bagi orang kaya.

Dia menyebut, regulasi untuk memajaki orang kaya bakal dibahas setelah terbentuknya Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. “Saya akan pelajari kembali masalah pajak. Pajak yang besar untuk orang yang penghasilannya besar,” kata Prabowo.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan tarif PPh baru bagi wajib pajak orang pribadi dalam negeri melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Dalam beleid yang diteken Jokowi di Jakarta pada 29 Oktober 2021 itu, orang kaya dengan penghasilan di atas Rp5 miliar per tahun, dikenakan PPh sebesar 35 persen.

Selain itu, terdapat penyesuaian PPh wajib pajak orang pribadi untuk rentang penghasilan lain. Di mana, PPh sebesar 5 persen ditetapkan untuk penghasilan sampai dengan Rp60 juta.

Sedangkan PPh ditetapkan 15 persen untuk penghasilan Rp60 juta hingga Rp250 juta; 25 persen untuk penghasilan Rp250 juta hingga Rp500 juta; dan 30 persen untuk penghasilan Rp500 juta hingga Rp5 miliar. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Solidaritas Tewasnya Affan Kurniawan, Kapolres Jombang Salat Ghoib Bersama Massa Ojol

29 Agustus 2025 - 18:56 WIB

Presiden Kecewa atas Tindakan Aparat dalam Insiden Ojol

29 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Update dan Kronologi Ojol Meninggal Dilindas Rantis

29 Agustus 2025 - 08:23 WIB

Rantis Melaju Cepat, Affan Menyeberang Tewas Terlindas Saat Asi Demo di Pejompongan

29 Agustus 2025 - 06:22 WIB

Affan Ojol Tewas Dilindas Rantis Saat Demo, Kapolri Listyo Sigit Minta Maaf

29 Agustus 2025 - 05:50 WIB

Lelang Proyek Tanggul Laut Pantura Rp 1.620 Triliun, Membentang dari Banten-Gresik

28 Agustus 2025 - 21:43 WIB

Arumi Bachsin Monitoring ke Jombang: Kagumi Manik-manik Plumbon Gambang

28 Agustus 2025 - 20:56 WIB

Baznas Award 2025: Warsubi Boyong Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Zakat

28 Agustus 2025 - 20:08 WIB

Mantan BIN Hendropriyono Sebut Ada Dalang di Balik Demo Ricuh di DPR

28 Agustus 2025 - 18:55 WIB

Trending di Nasional