Menu

Mode Gelap

Uncategorized

lmuwan: Ada Sesuatu yang Terjadi di Dalam Bumi, Mengubah Panjang Hari

badge-check


					Inti Bumi berubah/Ist Perbesar

Inti Bumi berubah/Ist

Penulis: Yuven Sugiarno | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, jAKARTA-Para peneliti meyakini inti Bumi sedang mengalami perubahan struktural yang mengejutkan.

Sebuah studi baru menunjukkan para ilmuwan secara tak terduga menemukan bahwa inti dalam planet kita sedang mengubah sifat fisiknya.

Para peneliti percaya, perubahan tersebut mungkin sedikit mengubah panjang setiap hari.

Meskipun para ilmuwan telah lama menyadari adanya perubahan pada inti bumi, sebagian besar penelitian yang mengkajinya telah mengamati cara rotasinya. Namun kini para ilmuwan telah menemukan bahwa jenis aktivitas lain terjadi jauh di bawah kaki kita.

Inti bumi terletak 3.000 mil di bawah permukaan bumi. Gravitasi menjaganya tetap berada di dalam inti luar yang cair.

Para peneliti telah memulai pekerjaan mereka dengan mencoba menganalisis perlambatan rotasi inti dalam. Namun, saat mereka melakukan pekerjaan itu, mereka menemukan bukti bahwa inti dalam tidak padat seperti yang kita duga.

Hal itu ditemukan ketika para ilmuwan mengamati seismograf dari beberapa dekade, yang mencatat gempa bumi. Mereka menunjukkan satu gempa yang menonjol dari gempa lainnya, dan menyatakan bahwa inti bagian dalam bukanlah bola padat seperti yang diperkirakan.

Faktanya, inti tersebut mungkin mengalami proses yang dikenal sebagai “deformasi viskos”, di mana bentuknya berubah dan berinteraksi dengan inti luar.

Para peneliti awalnya bingung dengan data tersebut, yang mencakup 121 gempa bumi berulang dari 42 lokasi di dekat Kepulauan Sandwich Selatan Antartika. Para peneliti menemukan satu set gelombang seismik yang tampak berbeda – dan, mereka akhirnya menyadari, mengindikasikan bahwa ada lebih banyak aktivitas fisik yang terjadi di inti bagian dalam.

“Inti luar yang meleleh diketahui secara luas memiliki turbulensi, tetapi turbulensinya belum diamati mengganggu tetangganya, inti dalam, pada skala waktu manusia,” kata John Vidale, dari USC Dornsife College of Letters, Arts and Sciences dan peneliti utama studi tersebut.

“Apa yang kami amati dalam penelitian ini untuk pertama kalinya kemungkinan adalah inti luar yang mengganggu inti dalam.”

Pekerjaan ini dijelaskan dalam makalah baru, ‘Variabilitas skala tahunan pada laju rotasi dan dekat permukaan inti dalam Bumi’, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience .***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cerita Hari Ini: Kisah Raden Panji Dikelabui Kuntilanak Ganas Kalakunti di Hutan Keramat

26 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Cerita Hari Ini: Sunan Bungkul, Petinggi Majapahit Penyebar Agama Islam Berumur 300 Tahun

25 Agustus 2025 - 11:43 WIB

Cerita Hari Ini: Kisah Sawunggaling Pukul Mundur 5.000 Pasukan Kompeni dan Tiga Kapal Perang

22 Agustus 2025 - 13:53 WIB

Cerita Hari Ini: Wassingrana, Pengikut Trunajaya Penguasa Selat Madura Bikin Pening Kompeni

21 Agustus 2025 - 10:16 WIB

Cerita Hari Ini: Gara-gara Belanda Madura Dijuluki Pulau Garam

20 Agustus 2025 - 07:14 WIB

Cerita Hari Ini: Bendera Merah Putih Pertama Dikibarkan Jayakatwang dari Kerajaan Kediri

16 Agustus 2025 - 11:54 WIB

Kisah Cewek Bule Jane Bertemu “Dukun Cinta” dan Mengakui Kesaktiannya

15 Agustus 2025 - 14:15 WIB

Cerita Hari Ini: Kisah Pangeran Gatotkaca, Perebutan Keris Se Jimat dan Bersatunya Pamekasan-Sumenep

14 Agustus 2025 - 12:30 WIB

Cerita Hari Ini: Sultan Abdurrahman Raja Sumenep Dapat Gelar Doktor dari Raffles

13 Agustus 2025 - 09:30 WIB

Trending di Uncategorized