Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Libur Nataru Berakhir, PHRI Jatim Catat Okupansi Hotel Tembus 90 Persen

badge-check


					Ilustrasi hotel Perbesar

Ilustrasi hotel

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, mencatat bahwa selama periode libur Natal dan Tahun Baru, mulai 22 Desember sampai 4 Januari 2026, okupansi hotel tembus 90 persen.

Dwi Cahyono Ketua PHRI Jatim menerangkan, angka ini bahkan melebih target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dia mengatakan bahwa capaian itu menjadi angin segar bagi sektor perhotelan, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir tahun.

“Alhamdulillah selama libur Nataru, rata-rata okupansi hotel di Jawa Timur mencapai 90 sampai 95 peesen,” katanya, Minggu (4/1/2025).

Dwi mencatat, meningkatnya okupansi hotel terjadi di beberapa kota dan tujuan wisata di Jatim seperti, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, dan Kota Batu.

Selain itu, daerah lain seperti Blitar, Kediri, Madiun, Jember, hingga Banyuwangi juga mengalami kenaikan signifikan.

Tingginya angka hunian, kata Dwi, sejalan dengan target PHRI Jawa Timur yang sejak awal memproyeksikan okupansi hotel selama Nataru bisa menembus kisaran 90 persen.

“Pada masa libur Nataru kali ini, kami memproyeksikan tingkat hunian bisa menembus 90 persen. Dan alhamdulillah, di beberapa kota bahkan lebih dari itu,” tambahnya.

Berakhirnya masa libur Nataru, ditandai dengan menurunnya tingkat hunian di hotel meski tidak signifikan.

“Setelah masa libur Nataru berakhir, tingkat hunian di beberapa daerah tercatat masih ada di angka 65 persen,” tutupnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional