Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Ledakan di Dapur, Pengurus Panti Wreda Bersama 15 Penghuni Tewas Terbakar di Manado

badge-check


					Minggu mencekam terjadi di sebuah panti rweda Manado, Sulawesi Utara. Pengurus panti dan 15 penghuni meninggal dunia, akibat kebarkaran yang terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 Witeng, 28 Desember 2025. Foto: Tangkap layar video  Instagram@inilah.com
Perbesar

Minggu mencekam terjadi di sebuah panti rweda Manado, Sulawesi Utara. Pengurus panti dan 15 penghuni meninggal dunia, akibat kebarkaran yang terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 Witeng, 28 Desember 2025. Foto: Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Mulawarman    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MANADO- Tragis! Kebakaran Panti Wreda Damai terjadi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulawesi Utara, Minggu malam, sekitar pukul 20.00 waktu setempat,  28 Desember 2025 mengakibatkan 16 lansia tewas,  karena terjebak di dalam bangunan.

Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk proses identifikasi oleh tim DVI, dengan keluarga diimbau menghubungi Posko DVI Ante Mortem di sana.​

Api bermula sekitar pukul 20.36 WITA dan baru dipadamkan pukul 21.30 WITA oleh tiga unit pemadam kebakaran Kota Manado. Warga seperti Steven Mokodompit membantu evakuasi melalui belakang panti menggunakan tangga dan meja, menyelamatkan enam lansia meski satu di antaranya meninggal akibat asap. Tiga korban lain luka bakar dan dirawat di rumah sakit.

Sekitar 16-19 penghuni Panti Werda Damai berhasil diselamatkan dari kebakaran pada 28 Desember 2025, meski sebagian mengalami luka bakar atau menghirup asap.​

Warga dan relawan evakuasi belasan orang via pagar belakang menggunakan tangga dan meja, dengan proses selesai sekitar pukul 01:00 WITA. Beberapa korban selamat dijemput keluarga, sementara lainnya dirawat di RSUD Manado (11 orang), RS Awaloey (3 orang), dan RSUP Prof Kandou (1 orang).​

Beberapa nama korban selamat termasuk Ibu Olfa Sumual (ketua panti), Oma Rike Kaligis, Oma Meiske Merke, Opa Christian Yusuf, Oma Stien Gerungan, Oma Yutindam, Oma Kean She Poe, Oma Rolin Rumeen, dan Oma Lao Kim Hoa.​

Respons Penanganan

Polisi melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan identifikasi jenazah untuk menentukan penyebab kebakaran yang masih diselidiki. Kerugian materiil diperkirakan Rp1 miliar, dengan korban mayoritas lansia yang kesulitan evakuasi diri.​​

Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, Kabid Humas Polda Sulut, menjadi polisi utama yang memberikan keterangan resmi terkait kebakaran Panti Werda Damai di Manado. Ia menjelaskan kronologi kejadian, proses identifikasi jenazah di RS Bhayangkara, dan upaya polisi dalam pengamanan TKP serta olah tempat kejadian perkara.​

Keterangan juga disampaikan oleh Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, Dirreskrimum AKBP Suryadi, serta Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif dalam press release bersama Pemerintah Kota Manado.

Mereka membahas evakuasi korban, kondisi jenazah (15 hangus terbakar, 1 utuh), dan penyelidikan penyebab kebakaran. Keluarga diminta menghubungi Posko DVI Ante Mortem untuk identifikasi.​​

Petugas menemukan 16 jenazah (15 hangus terbakar, 1 utuh) dan tiga luka bakar; seluruhnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk identifikasi DVI. Polisi mengamankan TKP, olah tempat kejadian, dan periksa saksi segera setelah api padam sekitar pukul 21:30 WITA.​

Penyebab pasti kebakaran Panti Werda Damai di Manado pada 28 Desember 2025 masih dalam penyelidikan polisi melalui olah TKP. Dugaan awal menunjukkan api bermula dari belakang bangunan atau area dapur, disertai suara ledakan yang terdengar warga.​

Dugaan Sumber Api

  • Api diduga muncul dari belakang panti dan cepat merambat ke seluruh area, menjebak lansia di dalam.​

  • Saksi mendengar ledakan dari dapur, yang mempercepat penyebaran api dan asap tebal.​

Polisi, termasuk Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, terus memeriksa saksi dan bukti untuk menetapkan penyebab resmi. Belum ada kesimpulan akhir hingga 29 Desember 2025.

Kebakaran Panti Werda Damai di Manado terjadi pada Minggu malam, 28 Desember 2025, dengan kronologi yang dapat dirangkum berdasarkan timeline dari laporan resmi dan saksi.​

Timeline Kejadian

  • ~20:00-20:36 WITA: Api mulai terlihat membara di Panti Werda Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua; warga seperti Steven Mokodompit tiba dan mendengar teriakan tolong serta ledakan dari dapur.​

  • 20:36 WITA: Kebakaran resmi dilaporkan, api cepat meluas menjebak 16 lansia di dalam bangunan.​

  • ~20:36-21:30 WITA: Tiga hingga enam unit pemadam kebakaran dikerahkan; warga evakuasi enam lansia via pagar belakang menggunakan tangga dan meja, meski satu meninggal karena asap. **

​​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Ketua DPRD Hadi Atmaji dan Rombongan Hadir Nonton de’Massiv Penutupan Peringatan Hari Jadi Jombang

27 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (73): Meredup, Klan Melahirkan Sikap Sombong

27 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Barbarossa dan Gibran Ajukan Surat Mundur sebagai Staf Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Trending di News