Menu

Mode Gelap

News

KPK Meringkus Bupati Cilacap Syamsul, Pejabat Ketiga dari PKB yang Terjaring OTT

badge-check


					KPK semakin kencang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di bulan Ramadhan, Jumat 13 Maret 2026, menyasat Bupati Cilacap, Syamsul. Foto: ist Perbesar

KPK semakin kencang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di bulan Ramadhan, Jumat 13 Maret 2026, menyasat Bupati Cilacap, Syamsul. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (13/3/2026).

Inilah operasi kesembilan sepanjang tahun ini dan ketiga selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi penangkapan tersebut dengan singkat menyebut “benar” saat dikonfirmasi wartawan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Syamsul sesuai KUHAP, sementara pemeriksaan intensif masih berlangsung.

OTT ini melanjutkan tren agresif KPK di awal 2026, termasuk penangkapan bupati di Rejang Lebong (9/3/2026) terkait suap ijon proyek.

Detail kasus Syamsul belum diungkap, dengan konferensi pers dijadwalkan menyusul.

Syamsul Auliya Rachman, politikus PKB, menjadi kepala daerah ketiga yang terjaring OTT selama Ramadan.

Dua bupati sebelumnya adalah Bupati Pati Sudewo: Terjaring OTT KPK pada 19 Januari 2026, terkait dugaan pemerasan Rp2,6 miliar terhadap calon perangkat desa, camat, dan kades; ditetapkan tersangka bersama tiga orang lain.

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari: Ditangkap pada 9 Maret 2026 (OTT ke-8 tahun ini), operasi kedua selama Ramadan 1447 H; detail kasus suap ijon proyek.

Syamsul menjadikan total tiga bupati dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, menambah daftar kepala daerah yang terjerat korupsi di awal 2026.

Tim KPK juga mengamankan pihak lain di lokasi operasi senyap di Cilacap, Jawa Tengah.

Kronologi

  • Tanggal 12/3/2026 malam: Tim KPK memulai operasi tangkap tangan (OTT) senyap di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, menargetkan Bupati Syamsul Auliya Rachman (PKB) diduga terlibat kasus korupsi.
  • 13/3/2026 pagi: Penangkapan berhasil dilakukan; Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi dengan pernyataan singkat “Benar” saat dikonfirmasi media.
  • 13/3/2026 siang: Syamsul dan pihak terkait diamankan ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif; KPK beri waktu 1×24 jam menentukan status hukum sesuai KUHAP.
  • Saat ini (13/3/2026 sore): Pemeriksaan masih berlangsung; detail kasus belum diungkap, konferensi pers dijadwalkan menyusul. Ini OTT ke-9 KPK tahun 2026 dan ke-3 selama Ramadan 1447 H.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Luka Bakar 24 % dan Operasi Retina Mata, Wakor KontraS Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras

13 Maret 2026 - 18:28 WIB

Tinjau Pospam, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Jombang Bagikan Taliasih

13 Maret 2026 - 17:04 WIB

Bareskrim Sita 51 Kg Emas dan Uang Tunai Rp7,3 Miliar di Surabaya dan Sidoarjo

13 Maret 2026 - 16:49 WIB

Lebaran Penuh Senyum, Semua Aparatur Pemkot Mojokerto Terima THR

13 Maret 2026 - 12:54 WIB

Hangatnya Ramadan di Mojokerto: Ning Ita Berbuka dengan Anak Yatim

13 Maret 2026 - 08:39 WIB

Kalah Praperadilan, KPK Langsung Giring Yaqut dan Ditetapkan sebagai Tersangka

12 Maret 2026 - 23:01 WIB

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

12 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang tengah periksa pasukan

Target 1000 SPPG, Gus Yahya: MBG Bukan Hanya Santri Sehat, tapi Juga Sakti

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Vonis 20 Tahun Dipecat dari TNI, Serma Yonanda Kodim Indragiri Hulu Terlibat Kurir 40 Kg Sabu

12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Trending di News