Menu

Mode Gelap

Nasional

Korban Ledakan 54 Guru dan Siswa, Kapolri Perintahkan Densus 88 Memburu Pelaku

badge-check


					Polri mengerahkan Gegana untuk melakukan pengamanan di kompleks SMAN 72 Klapa Gading, Jakarta yang mengalami ledakan sekitar pukul 12.30 saat kobat Jumat sedang berlangsung, 7 November 2027. Foto: Istimewa Perbesar

Polri mengerahkan Gegana untuk melakukan pengamanan di kompleks SMAN 72 Klapa Gading, Jakarta yang mengalami ledakan sekitar pukul 12.30 saat kobat Jumat sedang berlangsung, 7 November 2027. Foto: Istimewa

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwanro

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta.

Kapolri menegaskan bahwa kejadian ini merupakan peristiwa serius yang akan ditangani secara profesional oleh kepolisian dan pihak terkait, termasuk Densus 88 Antiteror.

Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses penyidikan kepada aparat keamanan agar diketahui motif dan pelaku di balik ledakan tersebut. Kapolri menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan warga menjadi prioritas saat ini.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam keterangannya kepdasa pers, mengatakan bahwa jumlah korban luka berat dan ringan sebanyak 54 orang. Kebanyakan adalah siswa dan guru SMNA 71 Jakarta.

Sebelumnya diwartakan bahwa terjadi ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta terjadi sekitar pukul 12.15 WIB pada hari Jumat, 7 November 2025. Ledakan terjadi saat khotbah Salat Jumat sedang berlangsung, yang menyebabkan kepanikan di antara siswa dan guru yang tengah beribadah.​

Beberapa warga melaporkan bahwa ledakn tidak hanya terjadi sekali, melainkan terjadi beberapa kali letusan berulang kali di beberapa titik di dalam dan sekitar masjid, menimbulkan luka-luka pada sejumlah korban.

umlah korban sebanyak 54 orang dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta disebutkan secara resmi oleh . Ia mengonfirmasi angka tersebut saat memberikan keterangan pers di RS Islam Cempaka Putih pada Jumat, 7 November 2025, dan menyatakan bahwa sebagian besar korban mengalami luka ringan hingga sedang, dengan beberapa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.​

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Immanuel Ebenezer: Pak Purbaya Akan Di-Noel-kan, Hati-Hati

26 Januari 2026 - 16:15 WIB

23 Prajurit TNI Tertimbun Longsor Saat Latihan di Cisarua, 4 Gugur

26 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pemkot Mojokerto Gelar Mojo Indah 2026, Hadiah Rp40 Juta Menanti Inovator Daerah

26 Januari 2026 - 15:09 WIB

Polres Jombang Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian

26 Januari 2026 - 15:06 WIB

Semburkan Awan Panas 600 M, Terjadi Erupsi Gunung Merapi di Sumbar Siaga II

26 Januari 2026 - 12:37 WIB

Galeri Soekarno Kecil Destinasi Edukasi Mojokerto yang Wajib Dikunjungi

26 Januari 2026 - 11:57 WIB

Dilema Hukum Hogi Minaya: Niat Lindungi Istri dari Jambret Malah Jadi Tersangka

26 Januari 2026 - 11:40 WIB

Bimo 110 Menghilang, setelah Kades Gagal Mendapat Rp 200 Juta dari Gapoktan Sumbersari Jombang

26 Januari 2026 - 11:36 WIB

Siap-siap Hadapi Puncak Hujan, Wiku Diaz: Waspadai Banjir Kawasan Wonosalam dan Mojoagung

26 Januari 2026 - 11:19 WIB

Trending di Headline