Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Keluarga Belum Beri Konfirmasi, Penyanyi Senior Emilia Contessa Dikabarkan Meninggal Dunia

badge-check


					Artis penyanyi senior Emilia Contessa. Instagram@senator_emiliacontessa Perbesar

Artis penyanyi senior Emilia Contessa. Instagram@senator_emiliacontessa

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA-  Datang kabar duka dari dunia hiburan tanah air. Artis senior Emilia Contessa diberitakan meninggal dunia pada Senin 27 Januari 2025. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga, terutama dari Denada.

Saat dicek di akun instaram@senator_emiliacontessa, satu jam lalu, ternyata sudah dibanjiri ucapan belah sungkawa serta doa husnul khatima dari para netizen penggemar dan follower biduanita asal Banyuwangi itu.

Kabar ini dikonfirmasi  juga muncul dari asisten sang anak, Denada. Kabar meninggalnya Emilia Contessa ini diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, belum ada informasi resmi kapan tepatnya sang penyanyi kelahiran 27  September 1957 itu menghembuskan napas terakhir.

“Confirmed. Iya betul,” jawab rekan Denada saat dihubungi VOI.id, lewat pesan singkat.

Kabar duka ini kemdian terkonfirmasi dari Roni, manajer Danda, “Emilia Contessa meninggal. Mohon doanya ya,” begitu bunyi pesan singkat yang beredar.

Emilia Contessa, seorang penyanyi dan politisi Indonesia yang dikenal luas, telah meninggal dunia pada Senin, 25 Januari 2025. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh manajer putrinya, Denada, dan dilaporkan oleh berbagai media. Media pertama yang mengabarkan adalah Liputanenam

Emilia Contessa, yang lahir dengan nama asli Nur Indah Citra Sukma Munsyi pada 23 September 1957 di Banyuwangi, Jawa Timur, adalah seorang penyanyi, aktris, dan politikus Indonesia. Ia dikenal luas sebagai salah satu penyanyi pop terkemuka di Indonesia dan merupakan ibu dari penyanyi Denada.

Emilia adalah putri dari pasangan Hasan Ali dan Anna Susiani. Ia memiliki keturunan yang beragam, dengan ayah yang berdarah Pakistan-Madura dan ibu yang berdarah Jawa-Banyuwangi. Sejak kecil, Emilia sudah menunjukkan bakatnya dalam bernyanyi, dan ibunya mendukungnya untuk tampil di berbagai acara.

Emilia memulai karirnya di dunia musik setelah meraih juara umum pada ajang PON VII di Surabaya pada tahun 1969. Pada tahun 1970, ia mendapatkan kesempatan untuk rekaman di Singapura dan kembali ke Indonesia dengan nama panggung baru, Emilia Contessa.
Karirnya melejit pada tahun 1970-an, di mana ia dikenal dengan suara sopran yang kuat dan penampilan panggung yang memukau.
Ia dijuluki Singa Panggung Asia oleh majalah Asia Week pada tahun 1975.Selama karirnya, Emilia telah merilis belasan album dan menciptakan banyak lagu hits seperti “Angin November,” “Flamboyan,” dan “Melati.” Selain menyanyi, ia juga terlibat dalam dunia akting dan membintangi beberapa film terkenal.

Emilia tidak hanya berkarya di bidang seni; ia juga menjajal dunia politik. Pada pemilihan umum 2010, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Banyuwangi tetapi kalah dalam pemilihan tersebut.
Namun, ia berhasil terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia untuk periode 2014-2019 dengan perolehan suara yang signifikan.

Emilia telah menikah tiga kali. Pernikahan pertamanya dengan Rio Tambunan menghasilkan dua anak: Denada dan Enrico Wendri Rizky. Setelah perceraian, ia menikah lagi dengan Abdullah Surkaty dan memiliki seorang anak laki-laki, Muhammad Surkaty.
Pernikahan ketiganya dengan Ussama Muhammad Al Hadar dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Kaisar Hadi Haggy Al-Hadar.Emilia Contessa meninggal dunia pada 27 Januari 2025 di Jakarta, meninggalkan jejak yang mendalam dalam industri musik dan politik Indonesia. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya
Trending di News