Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Tunggal putra China, Li Shi Feng, langsung kalah di babak 64 besar Kejuaraan Dunia 2025 dalam pertarungan tiga gim melawan pemain nonunggulan.
Walau berstatus unggulan empat di sektornya, Li Shi Feng justru langsung menghadapi laga sulit di Kejuaraan Dunia 2025.
Kompatriot Shi Yu Qi itu kewalahan menghadapi tempo cepat Yushi Tanaka asal Jepang dalam pertandingan di Adidas Arena, Paris, Prancis, Minggu (25/8/2025).
Aroma kekalahan Li sudah tercium di gim pembuka ketika dia susah payah mengejar untuk merebut gim pertama.
Walau unggul gim duluan, faktanya dia tetap lengah saat memasuki gim penentuan dan berakhir kandas dengan skor 21-19, 11-21, 15-21 dalam waktu 71 menit.
Asa tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, langsung meredup setelah dia gugur di babak pertama Kejuaraan Dunia 2025.
Lee Zii Jia Rontok
Lee Zii jia dibuat tak berkutik dalam turnamen kembalinya dia di ajang internasional setelah kandas di tangan Jeon Hyeok-jin asal Korea Selatan.
Bermain di Adidas Arena, Paris, Prancis, Senin (25/8/2025), wakil Negeri Jiran itu kalah dalam permainan dua gim yang benar-benar berujung antiklimaks.
Sudah kesulitan sejak awal hingga kalah gim duluan, Lee semakin tenggelam dalam unforced error yang dia lakukan sepanjang gim kedua.
Lee menjalani gim pertama yang menyulitkan.
Walau bertemu Jeon, sesama underdog, tetapi pemain Korea Selatan yang dulu sempat bersinar ini masih tetap memiliki beberapa pukulan menyusahkan.
Lee kurang siap dalam menghadapi serangan Jeon yang terlihat lambat tapi tak sungkan memanfaatkan celah secepat mungkin untuk menyerah.
Wakil Negeri Jiran terus berada di dalam tekanan dengan kedudukan tertinggal.
Setelah interval atau memasuki paruh gim, Lee sempat mendekat 14-16.
Namun momentum dia kembali hilang saat Jeon bermain lebih sabar dan akurat.
Gim pertama berakhir dengan kekalahan 17-21 untuk Lee Zii Jia.
Kekalahan pada gim pertama tampaknya berdampak pada permainan Lee.
Dia benar-benar seperti linglung dengan banyak melakukan unforced error yang justru menguntungkan Jeon.
Lee tertinggal sampai 2-8 dengan cepat, membuat atmosfer kemenangan semakin mendekat ke arah Jeon.
Seolah tidak ada yang bisa dilakukan Lee selain terus meladeni serangan Jeon.
Di saat bersamaan, kesalahan elementer terus dia lakukan. Lee seakan bingung mencari jawaban harus bermain seperti apa lagi.
Pemain yang berkarier independen alias nonpelatnas itu tak kunjung menemukan irama permainannya sendiri sampai tertinggal 6-16.
Lee Zii Jia berakhir kalah dua gim langsung dari Jeon Hyeok-jin dengan skor akhir 17-21, 11-21 dalam 41 menit.
Mantan juara All England dan Juara Asia itu bahkan sempat tertinggal telak 6-16.***