Menu

Mode Gelap

Headline

Kartiyono: Reperda Pariwisata Berkonsep Jombang Sentris segera Masuk Paripurna

badge-check


					Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jombang, Kartiyono menjelaskan raperda Pariwisata “Jombang sentris” pembangunan pariwisata yang melibatkan seluruh wilayah, baik wisata alam, religi, maupun budaya. Foto: Instagram@kartiyono_ Perbesar

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jombang, Kartiyono menjelaskan raperda Pariwisata “Jombang sentris” pembangunan pariwisata yang melibatkan seluruh wilayah, baik wisata alam, religi, maupun budaya. Foto: Instagram@kartiyono_

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Raperda Pariwisata Daerah Kabupaten Jombang sudah siap untuk naik ke tahap paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Raperda ini mengusung konsep “Jombang sentris,” yang berarti pembangunan pariwisata akan melibatkan seluruh wilayah Jombang dengan fokus pada pemerataan dan keberlanjutan.

Pembahasan Raperda ini melibatkan berbagai pihak terkait dan menekankan pengembangan ekosistem pariwisata yang lebih baik, mencakup wisata alam, religi, dan budaya di seluruh daerah Jombang, bukan hanya kawasan tertentu seperti Wonosalam.

Raperda ini juga menjadi peta jalan (roadmap) pengembangan pariwisata Jombang selama 20 tahun ke depan, yang disusun untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan pariwisata.

Meski telah siap menuju paripurna, Raperda masih harus melalui tahap harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM sebelum akhirnya ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Konsep pembangunan juga memperhatikan pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat Jombang, sehingga seimbang antara aspek ekonomi dan identitas budaya.

Lwat Raperda ini, diharapkan pembangunan pariwisata di Jombang semakin terarah dan tidak berjalan sporadis, sehingga Jombang bisa lebih unggul dan dikenal sebagai “Kota Santri” dengan pengembangan wisata yang berkelanjutan dan menyeluruh.​

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jombang, Kartiyono menjelaskan bahwa konsep yang diusung adalah “Jombang sentris” pembangunan pariwisata yang melibatkan seluruh wilayah, baik wisata alam, religi, maupun budaya.

“Kita sudah mengundang berbagai pihak terkait untuk membahas Raperda ini. Prinsipnya, kami ingin membangun ekosistem pariwisata yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya usai rapat lanjutan pembahasan Raperda, Rabu, 29 Oktober 2025.

Konsep “Jombang Sentris” dalam pariwisata maksudnya adalah pendekatan pengembangan pariwisata yang mengintegrasikan nilai sejarah, budaya, dan agama khas Kabupaten Jombang sebagai kota santri terbesar di Indonesia.

Konsep ini bertujuan memudahkan wisatawan mengakses berbagai informasi terkait tokoh-tokoh ulama besar, tempat bersejarah, dan pondok pesantren yang ada di Jombang, sekaligus menguatkan interkoneksi antara berbagai destinasi wisata religi dan edukatif di seluruh wilayah Jombang.

Melalui konsep ini, Pemkab Jombang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat sekitar pesantren melalui pengembangan UMKM, sekaligus memperkenalkan lebih banyak potensi wisata yang dimiliki daerah agar kunjungan wisatawan meningkat.

Harapannya, konsep ini mendatangkan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan dan meningkatkan daya tarik wisata dengan memadukan sejarah, budaya, dan pendidikan spiritual di Jombang.​

Berikut beberapa lokasi wisata di Jombang yang populer dan menarik dikunjungi:

  • Air Terjun Tretes: Terletak di Desa Galengdowo, Wonosalam, Jombang, pada ketinggian air terjun sekitar 158 meter dan suasana yang sejuk di dataran tinggi 1.250 mdpl. Lingkungannya masih alami, cocok untuk bermain air dan berswafoto.

  • Goa Sriti: Berada di Dusun Sidolegi, Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, menawarkan suasana khas goa dengan aliran air di dindingnya yang menenangkan.

  • Wana Wisata Sumber Biru: Terletak di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Wonosalam, dengan keunikan kursi makan di tengah sungai dan spot foto instagramable.

  • Kedung Cinet: Ngarai seperti Grand Canyon mini di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, memiliki pemandangan tebing kapur yang indah dan aesthetic.

  • Duran Duren: Wisata alam dan tempat wisata keluarga dengan suasana yang menyegarkan.

  • Bale Tani: Wisata edukasi pertanian dengan banyak spot foto dan berbagai tanaman, berada di Jl. Dokter Soetomo, Bareng, Jombang.

Gambar-gambar dari sumber wisata ini umumnya menampilkan pemandangan alam asri, air terjun, goa, sungai dengan tempat makan unik, serta area pertanian dan taman dengan berbagai tanaman. Lokasi-lokasi ini sangat cocok untuk wisata alam, edukasi, dan bersantai bersama keluarga serta teman.​.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mafia Izin Pertambangan, Kejati Meringkus Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim

17 April 2026 - 23:23 WIB

24 Jam Operasi SAR Evakuasi 8 Jenazah, Korban Helikopter Jatuh di Hutan Tapang Tingan Sekadau

17 April 2026 - 22:42 WIB

Bahlil Kode Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi dalam Waktu Dekat

17 April 2026 - 20:20 WIB

KEK Industri Halal Sidoarjo Siap Tarik Investasi Global, Incar Rp 97,8 Triliun

17 April 2026 - 20:02 WIB

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar Terkait Dugaan Pungutan Liar Dinas ESDM Jatim

17 April 2026 - 17:15 WIB

Membawa Materi Koreksi Rezim, Aktivis GMNI Jombang Unjuk Rasa dan Berdialog dengan Dewan

17 April 2026 - 15:53 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:31 WIB

Dua Tim KPK Turun ke Pemkab Jombang, Bicara Gratifikasi dan LHKPN

17 April 2026 - 14:48 WIB

Trending di News