Menu

Mode Gelap

News

Jibom dan Gegana Dikerahkan Untuk Selidiki Kasus Ledakan di Masjid Pesona Raya Regency Jember

badge-check


					Ledakan besar terjadi di masjid raya Pesona Regency, Jember, pada 16 Maret 2026, meliputi beberapa bagian struktural utama di area wudhu pria. Foto: Instgaram@jember24jam Perbesar

Ledakan besar terjadi di masjid raya Pesona Regency, Jember, pada 16 Maret 2026, meliputi beberapa bagian struktural utama di area wudhu pria. Foto: Instgaram@jember24jam

Penulis: Yoli Andi Prunomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JEMBER- Polisi masih terus menyelidiki penyebab ledak besar diMasjid Raya Pesona Regency, Jember, masih berlangsung hingga Selasa pagi, 17 Maret 2026,  dengan fokus olah TKP oleh tim Jibom, Labfor, dan Gegana Polda Jatim.

Roster pembatas wudhu jebol membentuk lubang berdiameter sekitar 1 meter. Plafon masjid runtuh dengan serpihan berserakan di pelataran. Etalase, buku-buku, dan fasilitas sekitar juga rusak akibat tekanan ledakan.

Tim gabungan menyisir area wudhu pria, plafon, roster, dan lemari sejak dini hari, didampingi Brimob; Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto dan Kapolres Jember Bobby A. Condroputra memantau langsung. Kasat Reskrim AKP Angga Riatma menyatakan detail temuan akan diumumkan Polda Jatim usai analisis material logam dan papan besi yang diduga sumber ledakan.

Polisi menelusuri pihak terakhir yang menyentuh papan besi atau lemari tak terpakai di area wudhu, sambil memeriksa saksi jemaah; belum ada konfirmasi bahan peledak atau sabotase, setelah terjadi ledaka paska tarawih, Senin malam 16 maret 2026.

Masjid tetap ditutup dan distrelisasi untuk mencegah spekulasi. Penyelidikan ledakan di Masjid Raya Pesona Regency, Jember, masih berlangsung hingga Selasa pagi tanpa perkembangan baru yang signifikan.

Tim Jibom, Labfor, dan Gegana Polda Jatim melanjutkan penyisiran area wudhu pria, plafon, serta material logam sejak dini hari, didampingi Brimob dan dipantau Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto serta Kapolres Jember Bobby A. Condroputra.

Kasat Reskrim AKP Angga Riatma menegaskan detail temuan akan diumumkan Polda Jatim setelah analisis selesai.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan, penyelidikan sementara mengarah pada sebuah papan besi yang berada di depan kamar mandi masjid.

“Ada informasi tadi ada papan besi yang ada ledakan, saat ini masih belum bisa kami analisa,” ujarnya.

Menurut Angga, tim kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan tersebut.

Meski ledakan cukup keras hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan masjid, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Ada atap yang hancur, dan posisi papan besi itu ada di area wudhu,” kata Angga.
Kerusakan terlihat pada sebagian atap masjid yang terdampak akibat ledakan tersebut.

Polisi menelusuri papan besi atau lemari tak terpakai di area wudhu, memeriksa saksi jemaah, dan pihak terakhir yang mengakses lokasi, tanpa konfirmasi bahan peledak atau sabotase. Masjid tetap distrelisasi dan ditutup sementara.

Tidak ada korban jiwa dari ledakan di Masjid Raya Pesona Regency, Jember, pada 16 Maret 2026.Satu orang mengalami gangguan pendengaran akibat ledakan keras di area wudhu pria dan dilarikan ke UGD rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma memimpin sterilisasi lokasi, olah TKP, dan penyelidikan awal, termasuk mendatangkan tim penjinak bom.

Tim gabungan Jibom, Gegana, dan Labfor dari Polda Jatim juga dikerahkan untuk analisis material dan penyebab ledakan

Beberapa sumber lain menyebut kemungkinan luka ringan pada jemaah terdekat, tapi tidak ada konfirmasi korban jiwa atau luka serius. Jemaah yang hanya berjarak 2-3 meter dari titik ledakan beruntung selamat tanpa cedera parah.

Takmir Masjid Raya Pesona Regency, Muhammad Fadil, menyatakan ledakan terjadi saat rakaat ke-14 salat tarawih, tepat pukul 19.30 WIB, yang dikonfirmasi jam dinding masjid yang berhenti berdetak.

Fadil menjelaskan suara ledakan sangat keras, terdengar hingga kampung sekitar dan masjid tetangga, menyebabkan kepanikan massal meski ia sendiri tidak berada di lokasi saat itu. Ia mendapat informasi dari laporan jemaah dan menekankan getaran terasa sangat kuat.

Belum ada tersangka atau pelaku yang diidentifikasi dalam ledakan di Masjid Raya Pesona Regency, Jember, pada 16 Maret 2026.

Polisi melalui Polda Jatim dan Polres Jember masih menyelidiki penyebab pasti, dengan tim Gegana dan Jibom memeriksa TKP yang sudah distrelisasi.

Dugaan awal menunjuk ke lemari besi tak terpakai atau papan besi di area wudhu pria, tapi belum dikonfirmasi sebagai sabotase atau kelalaian. Takmir masjid Muhammad Fadil juga menduga dari lemari yang jarang diakses, tanpa indikasi pihak luar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengusaha Teriak Harga Solar Industri di Tanjungperak Rp 27.000/L, Pertamina: Itu Bukan Harga Resmi!

17 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kenakan Rompi Oranye, KPK Menahan Gus Alex Menyusul Mantan Menag Gus Yaqut

17 Maret 2026 - 17:01 WIB

Bikin Resah dan Ganggu Ketertiban, Pemilik Sound Horeg Bakal Diseret ke Meja Hijau Usai Lebaran

17 Maret 2026 - 16:24 WIB

Meracik Mercon Dalam Musala Arruba’ Udanawu Blitar, Dua Remaja Alami Luka Bakar Diangkut ke Rumah Sakit

17 Maret 2026 - 16:07 WIB

Polres Jombang Salurkan 3,3 Ton Zakat Fitrah kepada Masyarakat

17 Maret 2026 - 15:55 WIB

RT Berseri Kranggan: Wujudkan Permukiman Sehat Mojokerto

17 Maret 2026 - 15:10 WIB

Kasus Pembunuhan di Vila Cangu, Hakim Vonis 16 Tahun Penjara Dua WNA Jaksa Naik Banding

17 Maret 2026 - 12:32 WIB

Partai Gerindra Bikin Sayembara Bongkar Kasus Mafia Migas Berhadiah Rp10 Juta

17 Maret 2026 - 11:52 WIB

Masjid Baru Balai Kota Mojokerto Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan

17 Maret 2026 - 09:34 WIB

Trending di News