Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Jembatan Baley Bireuen Sudah Bisa Dilewati, Penghubung ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

badge-check


					Pemerintah dan BNPB telah menyelesaikan pendirian jembatan Sungai Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Sejak Minggu, 14 Desember 2025, jembatan itu sudah bisa dilalui pengendara motor dan mobil, hingga 40 ton. Foto: Instagram@bbcindonesia Perbesar

Pemerintah dan BNPB telah menyelesaikan pendirian jembatan Sungai Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Sejak Minggu, 14 Desember 2025, jembatan itu sudah bisa dilalui pengendara motor dan mobil, hingga 40 ton. Foto: Instagram@bbcindonesia

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BIREUEN- Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh, telah rampung dan bisa dilalui kendaraan pada Minggu, 14 Desember 2025, memulihkan akses vital antarwilayah.​

Jembatan utama di Teupin Mane rusak parah akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025, mengisolasi Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah dari Bireuen serta Takengon di dataran tinggi Gayo.

Pemerintah Aceh dan TNI Kodam Iskandar Muda merespons cepat dengan membangun jembatan darurat Bailey sebagai solusi sementara.​

Camat Juli, Hendry Maulana, menyatakan jembatan ini membuka akses dari Bireuen ke Bener Meriah dan Takengon, mendukung mobilitas warga.

Sekda Aceh, M. Nasir, menekankan prioritas ini untuk distribusi logistik dan pemulihan akses jalan menuju wilayah pedalaman.

“Insyaallah, dengan adanya jembatan tersebut, dapat membuka akses dari Bireuen ke Bener Meriah dan juga ke Takengon,” kata Hendry Maulana, Camat Juli di Kabupaten Bireuen, dikutiup dari voice Instagram@bbcindonesia, Minggu malam, 14 Desember 202.

Pembangunan ini memperlancar distribusi barang kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi, dengan progres mencapai 87% sebelum rampung sepenuhnya. Fokus selanjutnya adalah perbaikan jalan permanen untuk kelancaran jangka panjang pascabencana.

Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh, memiliki panjang sekitar 25-30 meter dengan kapasitas beban hingga 40 ton.​

Beberapa sumber menyebut panjang tepat 25 meter dan tonase 40 ton, sementara laporan lain mengindikasikan 30 meter untuk mendukung kendaraan berat seperti ekskavator dalam pemulihan pascabencana. Kapasitas ini dirancang memadai untuk logistik darurat, meski ada variasi minor antarberita terkait jembatan serupa di wilayah Bireuen.​

Spesifikasi tersebut memungkinkan lalu lintas kendaraan bermuatan menuju Bener Meriah dan Takengon, mengatasi isolasi akibat banjir November 2025. Jembatan sementara ini dibangun TNI dan Kementerian PU untuk akses cepat sebelum rekonstruksi permanen. **​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Video Guru Merekam Rok Siswi di SMP Subang, Dedi Mulyadi: Usut Tuntas, Pecat!

29 September 2026 - 13:10 WIB

Rapat KPPRI Jombang: Ketua Hartono Klaim Ada Aset Rp 160 M, Purwanto Tolak Laporan Pertanggungjawaban

29 September 2026 - 12:02 WIB

Jasad Pria Membusuk dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Dau Malang

29 September 2026 - 10:42 WIB

Awas PM2.5, Dokter Piprim: Karhutla Bencana Lingkungan, Juga Ancaman Darurat Kesehatan Anak!

28 September 2026 - 19:57 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

18 Napi Kelas Kakap Ini Jadi ‘Harta Karun’ LP Cibinong Dibongkar Ombudsman

28 September 2026 - 19:01 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:47 WIB

Trending di News