Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ingin Tumbuh 8 Persen, RI Butuh Investasi Rp 13,528 Kuadarliun 2025-2029

badge-check


					Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani. instagram@rosanroeslani Perbesar

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani. instagram@rosanroeslani

Penulis: Priyo Suwarno | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – memaparkan bahwa Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp13,528 kuadriliun atau sekitar US$900 miliar agar bisa  mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam kurun waktu 2025–2029.

Angka tersebut, berdasarkan perhitungan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional, mensyaratkan pertumbuhan realisasi investasi sekitar 16,75 persen per tahun dalam lima tahun ke depan.

Pada tahun ini, realisasi investasi yang dibutuhkan Indonesia sebagai modal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah sebesar Rp1,65 kuadriliun atau sekitar US$100 miliar.

“Berdasarkan data dari Bappenas, investasi yang perlu kita capai pada tahun 2024 adalah sekitar US$100 miliar. Angka ini diharapkan terus meningkat hingga tahun 2025 dan seterusnya,” tuturnya dalam acara Indonesia-Europe Investment Summit 2024, Senin, 9 Desember 2024.

Berdasarkan skenario tersebut, jika Indonesia berhasil menarik investasi sebesar Rp1,90 kuadriliun pada tahun depan, maka pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 6,8 persen.

Selanjutnya, pada 2026, investasi perlu kembali meningkat menjadi Rp2,28 kuadriliun agar pertumbuhan ekonomi dapat mencaKemudian, pada 2027, Indonesia harus mampu mendorong realisasi investasi sebesar Rp2,68 kuadriliun agar ekonomi bisa tumbuh 8,3 persen.

Adapun pada 2028 dan 2029, target investasi yang disyaratkan masing-masing adalah Rp3,11 kuadriliun dan Rp3,54 kuadriliun. Dengan capaian tersebut, perekonomian Indonesia pada dua tahun terakhir pemerintahan Prabowo diperkirakan dapat tumbuh masing-masing sebesar 8 persen dan 7,8 persen.

“Ini adalah target yang sangat ambisius, tetapi pada saat yang sama, bagaimana kita mencapainya?” jelas Rosan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

5 Orang Luka, 41 Bangunan dan 12 Kendaraan Rusak, Ledakan di Resto Nasi Tempong Pakuwon City

6 Oktober 2026 - 11:54 WIB

MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang Kebakaran, Ruang 8 X 20 M Produksi Air Kemasan Ludes

5 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Tarif Listrik Q4 2026 Akan Ada Penyesuaian? Ini Kata Bahlil

5 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Cabai Mahal dan Harga Ayam Hidup Anjlok, Begini Jawaban Mentan

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (65): Suku Indian Diasingkan di Tanahnya Sendiri

5 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kisah Jasad Deni Chandra Warga Mojowangi Jombang Ditemukan di Perairan Teluk Popoh Tulungagung

5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kerja Bareng Olivia Zalianty-Ndaru Kusumo dan Isyana Sarasvati Lahirkan Ochestra: Pancasila 1 Oktober

5 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Harga Ayam di Kandang Anjlok Lagi

4 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Trending di Nasional