Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Ilmuwan India Bikin CalBots, Robot Perbaiki Gigi Tanpa Campur Tangan Manusia

badge-check


					Ilustrasi CalBol, robot nano yang mampu memperbaiki gigi tanpa melibat manusia. Foto: Instagram@uncover.robotic Perbesar

Ilustrasi CalBol, robot nano yang mampu memperbaiki gigi tanpa melibat manusia. Foto: [email protected]

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, INDIA- Ilmuwan di India telah mengembangkan nanorobot magnetik yang dapat memperbaiki gigi tanpa campur tangan manusia.

Nama peneliti utama yang memimpin pengembangan nanobot gigi “CalBots” adalah Shanmukh Peddi, penulis pertama studi dan peneliti postdoktoral di CeNSE, Indian Institute of Science (IISc), sekaligus salah satu co-founder Theranautilus yang menjadi mitra pengembangan teknologi ini.​​

Tim ini berasal dari kolaborasi IISc (Centre for Nano Science and Engineering/CeNSE) dan startup deep-tech Theranautilus di Bengaluru, India, yang bersama-sama merekayasa CalBots sebagai nanobot magnetik untuk menyegel tubulus dentin dan meredakan sensitivitas gigi secara tahan lama.

Dalam publikasi dan rilis mereka, kutipan langsung menyebut Shanmukh Peddi sebagai first author dan juru bicara teknis yang menjelaskan tujuan desain serta kinerja CalBots.

Nanorobot ini, yang lebih kecil dari rambut manusia, bergerak menyusuri saluran mikroskopik dalam gigi ( dentinal tubules) menggunakan medan magnet untuk menuju area yang rusak.

Setelah sampai di dalam gigi, nanorobot ini melepaskan ion penyembuh bersama bahan biokeramik kalsium-silikat yang dapat meregenerasi jaringan gigi, menutup pori-pori kecil, dan mengurangi sensitivitas serta rasa sakit pada gigi.

Teknologi ini tidak memerlukan pengeboran atau anestesi, sehingga prosesnya tidak menyakitkan dan dapat selesai dalam beberapa menit saja.

Nanorobot tersebut kemudian mengeras di dalam saluran gigi, membentuk sumbatan alami mirip dengan enamel gigi normal, yang memberikan perbaikan tahan lama.

Uji coba awal pada gigi yang telah dicabut dan pada hewan menunjukkan hasil yang sukses dalam menghilangkan sensitivitas gigi.

Inovasi ini membuka era baru dalam bidang kedokteran gigi dengan solusi perawatan otomatis, presisi, dan minim invasif, yang dapat menggantikan metode tradisional yang lebih menyakitkan dan memakan waktu lama nanorobotik, regenerasi jaringan gigi, kedokteran gigi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Sampan Angkut 37 Siswa Patah di Mentawai, Berhasil Selamat Ditolong Nelayan Sedang Lewat

14 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Trending di News