Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Harga Migor Naik di 224 di Kabupaten dan Kota, Termahal di Puncak Intan Rp 60.000/ Litet

badge-check


					Harga Migor Naik di 224 di Kabupaten dan Kota, Termahal di Puncak Intan Rp 60.000/ Litet Perbesar

Penulis: Tanasyafira L. Tirani  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Kenaikan harga minyak goreng meluas di Indonesia, mencapai 224 kabupaten/kota berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per pekan terakhir April 2026.

Jumlah ini bertambah dari 207 wilayah sebelumnya, dengan lonjakan biaya kemasan plastik disebut sebagai pemicu utama.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan temuan ini dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri pada Senin (27/4).

“Tren Indeks Perkembangan Harga nasional secara umum melandai, dengan jumlah daerah kenaikan harga keseluruhan menyusut dari 137 menjadi 126 kabupaten/kota. Namun, minyak goreng dan gula pasir tetap menjadi sumber tekanan inflasi,” ujar Ateng.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa kenaikan ini bukan akibat kelangkaan pasokan.

“Stok barang aman, tidak ada masalah. Salah satu imbas utama karena harga plastik naik,” katanya di Jakarta pada 21 April 2026.

Data Kementerian Perdagangan per 25 April menunjukkan harga minyak goreng sawit kemasan

  • premium Rp21.889 per liter
  • minyak goreng curah Rp19.542 per liter
  • MinyaKita Rp15.889 per liter — sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Decara nasional, harga rata-rata naik 1,21 persen dari Maret 2026.

D­isparitas harga antarwilayah semakin mencolok, terutama di wilayah timur.

Harga tertinggi mencapai Rp60.000 per liter di Kabupaten Intan Jaya, Papua, sementara Kabupaten Tolikara (Papua Pegunungan) dan Halmahera Utara (Maluku Utara) juga mengalami lonjakan di atas rata-rata, dengan inflasi masing-masing 4,79 persen dan 4,11 persen.

Pemerintah telah menjalin komunikasi intensif dengan produsen minyak goreng dan industri plastik untuk menjaga kelancaran produksi.

Meski demikian, BPS mengingatkan perlunya pengawasan ketat agar tekanan inflasi tidak meluas.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News