Jenazah korban ZAAQ (14 tahun), siswa SMPN 26 Bandung, ditemukan Jumat malam (13/2/2026) pukul 20.45 WIB oleh dua kreator konten horor yang sedang live TikTok.
Awalnya mereka mengira bau busuk dari bangkai kucing, tapi ternyata jasad laki-laki dengan luka robek di kepala akibat benda tumpul dan delapan luka tusuk di perut, berdasarkan olah TKP menyajikan visum awal. Jenazah dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk autopsi.
Kapolres menjelaskan antara kedua tersankga dengan korban sama-sama kenal. Bahkan hubungan mereka seperti saudara, para tersangka mengenal baik dengan keluarga korban.
Bahkan setelah, melakukan perbuatannya itu, Ya kirim WA kepada keluarga korban bahwa ZAAQ, diculik orang.
Setelah membunuh ZAAQ, tersangka YA menggunakan HP korban untuk mengirim pesan palsu ke luarga dan teman-temannya. Isi pesan tersebut berbunyi: “Je aing diculik anjir pas balik mawa duit, aing teu apal iye dimana. Jol dibawa kana mobil aing“ (artinya: “Aku diculik pas pulang bawa duit, aku gak tau ini di mana. Dibawa pakai mobil aku”).
Selanjutnya YA merusak HP korban guna menghilangkan jejaknya. Skenario ini terbongkar saat pengakuan tersangka diinterogasi Polres Cimahi.
Kedua tersangka merupakan kenalan korban, bahkan mengenal keluarga korban secara baik. Kini, mereka berdua diperiksa intensif di Mapolres Cimahi. Pola diperkirakan terkait masalah perdamaian setelah korban memutus hubungan asmara.
Kejadian Kronologi
-
7 Februari 2026 : YA mengajak AP ke Bandung untuk membunuh ZAAQ karena sakit hati akibat hati putus perteman. tetapi nia titu diurungkan, karena AP sibuk kerja dekorasi pernikahan.
-
9 Februari 2026, siang : YA dan AP berangkat dari Garut ke Bandung, mengantar ZAAQ usai pulang sekolah.
-
Sekitar pukul 15.30 WIB : Mereka tiba di area sepi Eks Kampung Gajah. AP menunggu di luar, sementara YA mengajak ZAAQ menyusul sambil membawa pisau di jaket. Percekokan terjadi: YA pukul kepala ZAAQ dengan botol hingga jatuh, lalu tusuk perut delapan kali. Korban ditinggalkan dalam keadaan hidup, HP serta jaketnya diambil.
-
Sore-malam February 9 : YA kirim chat palsu dari HP ZAAQ ke luarga dan teman, berisi “saya diculik”, untuk menciptakan alibi.
-
9-13 Februari : Keluarga curiga ZAAQ hilang; jasad membusuk di lokasi terpencil.
-
13 Februari malam : Dua pencipta konten menemukan jasad saat live TikTok dan laporkan polisi.
-
13-14 Februari : Polres Cimahi olah TKP dan hubungi RS Sartika Asih untuk autopsi.
-
14-15 Februari dini hari : Tim Resmob menangkap YA dan AP di Banyuresmi, Garut. Pengakuan mengungkapkan motif dan rencana.
Apakah Anda ingin menambahkan detail investigasi lebih lanjut, mengubah gaya headline, atau menyesuaikan panjang naskah?
Identitas Korban Pembunuhan Parongpong
Korban pembunuhan di Eks Kampung Gajah, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, adalah ZAAQ berusia 14 tahun. Ia merupakan siswa SMPN 26 Bandung (atau disebut juga SMP Negeri 26 Kota Bandung).
Detail Tambahan
ZAAQ ditemukan tewas dengan luka robek di kepala akibat benda tumpul dan delapan luka tusuk di preut pada 13 Februari 2026. Identitasnya dikonfirmasi melalui seragam sekolah dan barang bawaan saat jenazah ditemukan. Tidak ada informasi lengkap nama depan/belakang atau foto resmi yang dirilis publik oleh polisi.
Hubungan Tersangka dengan Korban
Kedua tersangka, YA (16 tahun) dan AP (17 tahun) , sama-sama kenal korban ZAAQ (14 tahun). YA adalah teman dekat korban sejak lama—hubungan seperti kakak-adik yang diketahui keluarga—dan menjadi pelaku utama karena sakit hati akibat ZAAQ memutus perdmanan. AP merupakan kerabat YA yang menemani aksi tersebut, meski tidak disebut sebagai eksekutor langsung.
Detail Peran
YA merencanakan pembunuhan sejak 7 Februari 2026 dan menjemput korban pasca-sekolah pada 9 Februari, sementara AP ikut berangkat dari Garut serta menunggu di luar lokasi saat kejadian. Motif utama berasal dari YA yang merasa dicintai setelah ZAAQ pindah sekolah dari Garut ke Bandung.
Dugaan Motif Pembunuhan
Motif utama pembunuhan ZAAQ adalah rasa sakit hati tersangka YA terhadap korban yang memutus hubungan perdmanan mereka. Hubungan ini telah terjalin lama seperti kakak-adik, tapi ZAAQ menyatakan sikap berhenti perdmanan setelah pindah sekolah ke Bandung.
Latar Belakang Rencana
YA merencanakan aksi sejak 7 Februari 2026 karena balas dendam pribadi, dibantu AP sebagai pendamping. Pembunuhan yang direncanakan ini dipicu ketidakterimaan YA atas keputusan korban, bukan asmara romantis.







