Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JAKARTA- Polisi menangkap Dwi Hartono, seorang motivator dan pengusaha asal Jambi, terduga membunuh Ilham Pradipta (KCB BRI Jakarta), karena sakit hati setelah upayanya untuk melakukan pinjaman fiktif sebesar Rp13 miliar diketahui dan ditolak oleh korban.
Tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, bersama Polrestabes Semarang dan Polres Demak melakukan penangkapan terhadap pelaku.
Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dari Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa Dwi Hartono bersama dua pelaku lainnya ditangkap di Solo, Jawa Tengah, malam 23 Agustus 2025
Penangkapan dilakukan secara tanpa perlawanan oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak.
Dalam proses penangkapan, polisi menghadang dan menepatkan mobil yang digunakan Dwi Hartono dan para pelaku hingga mereka terpaksa keluar dari kendaraan.
Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan dari kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu BRI, Muhammad Ilham Pradipta, yang jenazahnya ditemukan di Bekasi sehari setelah penculikan viral di media sosial. Pelaku lain yang diduga terlibat juga ditangkap di lokasi berbeda.
Dwi Hartono menyusun rencana penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta dengan melibatkan beberapa pelaku lainnya.
Polisi telah menangkap Dwi Hartono dan para pelaku terkait kasus ini, dan motif utama kasus ini diyakini terkait kredit fiktif yang gagal tersebut.
Polisi juga sedang mendalami dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus penculikan ini, yang tengah dalam penyelidikan.
Dengan demikian, Dwi Hartono memang diidentifikasi sebagai otak di balik pembunuhan Muhammad Ilham KCP BRI Jakarta. **