Menu

Mode Gelap

Headline

Disnak Jombang Terjunkan 8 Tim, Serentak Lakukan Vaksinasi PMK di 21 Kecamatan

badge-check


					Dinas Peternakan Pemkab Jombang mengreahkan delapan tim untuk melakukan vaksikansi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terutama sapi di 21 wilayah kecamatan Pemkab Jombang, hingga dua bulan ke depan. Foto: jombangkab.go,id Perbesar

Dinas Peternakan Pemkab Jombang mengreahkan delapan tim untuk melakukan vaksikansi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terutama sapi di 21 wilayah kecamatan Pemkab Jombang, hingga dua bulan ke depan. Foto: jombangkab.go,id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONWS.COM, JOMBANG– Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang sedang meningkatkan vaksinasi massal untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Vaksinasi dilakukan secara bersamaan di 21 Kecamatan dengan 8 tim petugasa vaksinasi, dan diharapkan  bisa selesai dalam waktu dua bulan mendatang.

Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terulangnya wabah PMK, terutama saat perubahan cuaca dan musim hujan yang sering menjadi awal munculnya penyakit pada hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si menjelaskan bahwa bulan ini, pemerintah sudah menyiapkan lebih dari 18.000 dosis vaksin PMK yang akan segera diberikan kepada ternak sapi, demikian mengutip dari jombangkab.go.id, Selasa 22 September 2025.

Dari pengamatan di lapangan, petugas Disnak Jombang sudah terlihat melakukan vaksinasi langsung ke ternak di kandang-kandang peternak sejak 18 September 2025. Setelah suntikan vaksin, pemilik ternak juga diberikan vitamin dan obat cacing sebagai dukungan dan perawatan lanjutan.

Lebih lanjut, Kadisnak Jombang menambahkan bahwa hingga pertengahan September 2025, Kabupaten Jombang masih tercatat tidak ada kasus PMK sejak kasus terakhir ditemukan di akhir Maret lalu.

Data menunjukkan bahwa hingga sekarang, vaksinasi PMK tahun 2025 telah mencapai 45.410 dosis atau 62,01% dari total target vaksin yang diterima yaitu 73.225 dosis.

Untuk mempercepat vaksinasi, mereka bekerja sama dengan seluruh petugas medis hewan, petugas mantri hewan, penyuluh peternakan, dan asosiasi paramedik veteriner agar proses vaksinasi di lapangan bisa lebih cepat.

“Vaksinasi ini tidak hanya untuk mencegah penyebaran, tetapi juga untuk bersiap menghadapi kemungkinan munculnya kembali wabah PMK di Jombang,” tambah Saleh.

Sementara itu, Drh Azis Daryanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Disnak Jombang, menjelaskan bahwa vaksinasi ini penting, bukan hanya untuk mencegah penularan, tetapi juga sebagai langkah siaga menghadapi kemungkinan terjadinya wabah PMK.

Dia berharap pelayanan proaktif dari petugas Dinas diikuti dengan respons positif dari peternak tanpa ada penolakan. Hal ini penting agar jumlah ternak yang divaksin mencapai target, sehingga dapat tercipta kekebalan bersama terhadap PMK di Kabupaten Jombang.

Vaksinasi rutin dapat meningkatkan populasi sapi di Jombang, sehingga  dapat meningkatkan produktivitas ternak untuk menjaga ketahanan pangan di kabupaten Jombang. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Berakar dari Pengelolaan Tambang, KH Sarmidi Bantah Pernyataan Mahfud MD

1 Desember 2025 - 04:52 WIB

TNI AL Kerahkan KRI dan Bantuan Kemanusiaan Besar ke Sumut, Sumbar dan Aceh

30 November 2025 - 19:41 WIB

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

30 November 2025 - 18:46 WIB

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Trending di News