Menu

Mode Gelap

Nasional

Buruh Akan Geruduk YouTube Indonesia dan Komdigi

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi di kantor YouTube Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Aksi ini dipicu penutupan kanal YouTube resmi milik Partai Buruh dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Presiden KSPI Said Iqbal menyebut penutupan tersebut dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan yang jelas. Menurutnya, kanal YouTube itu selama ini digunakan sebagai sarana komunikasi organisasi dan penyampaian sikap politik secara terbuka.

“Tiba-tiba, Youtube resminya Partai Buruh dibanned. Tidak bisa lagi digunakan oleh Youtube. Tanpa alasan yang jelas kita minta dihidupkan kembali,” kata Said Iqbal, Senin (26/1/2026).

KSPI menilai penutupan kanal tersebut terjadi pada momentum yang sensitif, yakni bertepatan dengan Kongres Partai Buruh. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan terkait perlindungan kebebasan berpendapat di ruang digital.

“Begitu pula, FSPMI ofisial, Federasi Senikat Pekerjaan Metan Indonesia, FSMI ofisial. Pada saat Kongres Partai Buruh, ini ada apa ini? Komdigi.”

Said Iqbal mempertanyakan apakah langkah tersebut berkaitan dengan sikap kritis serikat buruh terhadap kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan.

“Apakah karena KSPI bersama Partai Buruh yang kritis konstruktif membangun, mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah terkait dengan perburuhan, atau ada persoalan demokrasi yang kembali mundur mengekang pemberangusan kebebasan berpendapat melalui sosial media?”

Aksi ini sendiri akan dilakukan oleh elemen buruh pada tanggal 28 Januari 2026 yang akan datang. Selain menyambangi kantor Youtube Indonesia dan Komdigi, buruh juga akan merapat ke Istana Negara.

Salah satunya adalah terkait dengan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta dan juga Upah Minimum Sektoral di Jawa Barat yang menurut KSPI tak sesuai dengan biaya hidup di Indonesia.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

23 Prajurit TNI Tertimbun Longsor Saat Latihan di Cisarua, 4 Gugur

26 Januari 2026 - 15:42 WIB

Semburkan Awan Panas 600 M, Terjadi Erupsi Gunung Merapi di Sumbar Siaga II

26 Januari 2026 - 12:37 WIB

Dilema Hukum Hogi Minaya: Niat Lindungi Istri dari Jambret Malah Jadi Tersangka

26 Januari 2026 - 11:40 WIB

Bimo 110 Menghilang, setelah Kades Gagal Mendapat Rp 200 Juta dari Gapoktan Sumbersari Jombang

26 Januari 2026 - 11:36 WIB

Siap-siap Hadapi Puncak Hujan, Wiku Diaz: Waspadai Banjir Kawasan Wonosalam dan Mojoagung

26 Januari 2026 - 11:19 WIB

Trending di Headline