Menu

Mode Gelap

Headline

Bupati Jombang Warsubi Latihan Menembak, Kapolres: Peluru tak Kembali, Harus Terkontrol Penuh Kesadaran

badge-check


					Bupati Warsubi, Kapolres Jombang, menunjukkan titik sasaran dalam peserta latihan menembak di lapangan Polres Jombang, Sabtu 26 Juli 2025. Foto: Diskominfo Jombang Perbesar

Bupati Warsubi, Kapolres Jombang, menunjukkan titik sasaran dalam peserta latihan menembak di lapangan Polres Jombang, Sabtu 26 Juli 2025. Foto: Diskominfo Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang menggelar latihan menembak bersama di lapangan tembak Polres Jombang, Kecamatan Bareng, Sabtu, 26 Juli 2025.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang melatih keterampilan teknis, tetapi juga mempererat kebersamaan dan sinergitas antar instansi dalam suasana yang lebih santai namun tetap penuh makna.

Latihan menembak yang difasilitasi Polres Jombang ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, antara lain:

  • Bupati Jombang H. Warsubi
  • Wakil Bupati Salmanuddin Yasid,
  • Kapolres AKBP Ardi Kurniawan
  • Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo
  • Dansatradar 222 Ploso Letkol Lek Ridar Adi Juliatmon
  • Serta sejumlah pejabat struktural seperti Sekretaris Daerah, Agus Purnomo dan staf ahli. Selain itu ada pula kepala OPD, dan perwakilan dari berbagai institusi vertikal lainnya.

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi lintas lembaga dan mengasah kedisiplinan, konsentrasi, serta kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dalam penggunaan senjata api.

Forkompimda Jombang, Sabtu 26 Juli 2027, menyelenggarakan latihan menembak bersama, menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di lapangan tembak Polres Jombang. Foto: Diskominfo Jombang

“Latihan menembak ini bukan hanya soal ketangkasan, tapi juga soal kebersamaan. Sinergitas Forkopimda adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah. Dan tentu, aspek keamanan harus selalu menjadi prioritas,” tegas Kapolres.

Sebelum latihan dimulai, peserta mendapatkan pembekalan teknis dari Ketua Perbakin Jombang, Agus Budi Hartono.

Ia menekankan pentingnya disiplin dan prosedur keselamatan dalam setiap sesi tembak.

“Peluru tidak bisa kembali setelah ditembakkan. Maka setiap gerakan harus penuh kontrol dan kesadaran. Dari cara memegang, mengokang, hingga menekan picu, semua harus dilakukan dengan tenang dan tepat,” jelasnya.

Peserta latihan tampak antusias mengikuti arahan. Salah satu momen menarik terjadi saat Bupati Jombang, H. Warsubi, mencoba menembak untuk pertama kalinya.

Meski mengaku belum berpengalaman, Warsubi justru mencetak hasil mengejutkan, di percobaan kedua, tembakan tepat mengenai angka 10, yakni titik pusat sasaran.

“Dulu saya cuma pernah pegang senapan angin. Tadi sempat grogi, tapi ternyata hasilnya cukup lumayan. Mungkin karena minum dulu tadi, biar ndak ndredeg,” canda Bupati yang disambut tawa hangat peserta lainnya.

Wakil Bupati Salmanuddin juga tampil tidak kalah apik. Dengan konsentrasi penuh, ia berhasil mengenai angka 9, menunjukkan ketenangan dan kestabilan dalam menarik pelatuk.

Bupati Warsubi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting sebagai bagian dari upaya membangun semangat kolektif di antara pimpinan daerah. Terlebih, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, kekompakan lintas institusi sangat dibutuhkan.

“Semakin erat hubungan kita, semakin mudah kita menyelesaikan persoalan di masyarakat. Termasuk dalam menyambut 17 Agustus ini,” ujar Warsubi.

Ia juga menekankan bahwa membangun Jombang yang maju dan sejahtera tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah.

“Kita butuh kolaborasi lintas sektor. Sama seperti latihan menembak ini, kalau tidak fokus dan tidak satu arah, hasilnya pasti meleset. Begitu pula dengan tugas-tugas pemerintahan,” imbuhnya.

Latihan menembak berlangsung tertib dan lancar. Setelah sesi praktik, kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antar peserta.

Nuansa akrab tampak jelas, menandai bahwa kegiatan ini berhasil menghapus sekat formalitas dan memperkuat soliditas Forkopimda.

Selain melatih konsentrasi, kegiatan ini juga menjadi penyegar suasana di tengah padatnya agenda pemerintahan dan pelayanan publik.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan tembak hari itu, Forkopimda Jombang menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal kebersamaan, komunikasi, dan kepercayaan..**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab-Kejari Jombang Perpanjang MoU Kerjasama Hukum dan Datun

3 Maret 2026 - 18:14 WIB

Wali Kota Mojokerto Lantik Pengurus BAZNAS, Tekankan Amanah dan Integritas

3 Maret 2026 - 17:15 WIB

Petugas Pengontrol Rel Kereta Api, Tewas Tertemper KA Kalimas Kargo di Batang

3 Maret 2026 - 17:02 WIB

Penculikan dan Pembunuhan Igor Kamarov, Polda Bali Tetapkan Enam Tersangka WNA yang Telah Melarikan Diri

3 Maret 2026 - 16:38 WIB

Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja

3 Maret 2026 - 16:35 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz Geleng-geleng Kepala Saksikan Demo Robot Kungfu Buatan China

3 Maret 2026 - 15:27 WIB

Fadia Arafiq Diangkut ke Jakarta, KPK Operasi Tangkap Tangan Bupati Pekalongan

3 Maret 2026 - 13:07 WIB

Pemkot Mojokerto Berikan Bansos Tukang Becak Jelang Lebaran

3 Maret 2026 - 12:36 WIB

Safari Ramadan di As Sholichiyah, Ning Ita Serukan Antisipasi Banjir dan Hoaks

3 Maret 2026 - 11:23 WIB

Trending di News