Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG– Safety First (Utamakan Keselamatan) ! Untuk memperkokoh benteng pencegahan kebakaran di jantung birokrasi,Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si, menggelar inspeksi sarana dan sistem proteksi kebakaran di berbagai kantor organisasi perangkat daerah selama dua hari berturut-turut.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin semua peralatan pemadam tetap prima dan siaga tempur kapan pun dibutuhkan, Jumat 27 Februari 2026. Pemeriksaan dilakukan secara teliti, di seluruh gedung perkantoran kabupaten.
Pada hari pertama, tim menyisir lokasi-lokasi strategis pemerintahan, termasuk:
-
Pendopo Kabupaten Jombang
-
Rumah Dinas Bupati Jombang
-
Rumah Dinas Wakil Bupati Jombang
-
Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang
-
Kantor BPBD Kabupaten Jombang
Area-area ini jadi pusat pengambilan keputusan, rutinitas harian, serta acara resmi daerah. Dengan lalu lintas orang yang padat, sistem keamanan kebakaran harus jadi prioritas utama yang tak tergoyahkan.
Hari kedua, inspeksi berlanjut ke:
-
Kantor Sekretariat Dewan DPRD Kabupaten Jombang
-
Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang
Di sana, Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan beserta Pos Damkar Jombang melakukan inventarisasi dan uji fungsi alat-alat vital seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydrant, alarm kebakaran, rute evakuasi, serta pintu darurat. Setiap item dicek teliti agar tak hanya ada, tapi juga andal saat darurat menerpa.
Tak berhenti di pemeriksaan fisik, tim juga menyemai pengetahuan kepada pengelola bangunan soal perawatan rutin, cek kadaluarsa APAR, dan latihan evakuasi staf. Sosialisasi ini jadi fondasi kuat untuk menumbuhkan mindset keselamatan di kalangan pegawai pemerintahan.
Inspeksi ini membuktikan bahwa mitigasi bencana sejati lahir dari aksi pencegahan rutin, bukan sekadar respons pasca-insiden. Dengan peralatan terjaga dan personel paham protokol darurat, potensi kerugian akibat api bisa ditekan seminimal mungkin.
Lewat dua hari intens ini, BPBD Jombang teguhkan janjinya menciptakan gedung-gedung pemerintahan yang aman, tangkas, dan tahan banting menghadapi ancaman kebakaran.
Kesiapsiagaan bukan sekadar kata-kata, tapi kewajiban kolektif demi lindungi nyawa dan aset kita semua. **







