Menu

Mode Gelap

Nasional

Bimtek Juknis MBG Revisi III Perkuat Garda Gizi di Kabupaten Mojokerto

badge-check


					Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam. Dok.Diskominfo Perbesar

Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam. Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperkuat pelayanan gizi daerah melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Pembahasan Juknis Revisi III Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini bertujuan menyeragamkan pemahaman mengenai mekanisme terbaru, menyegarkan kembali tugas dan fungsi petugas gizi, serta memastikan implementasi MBG berjalan lebih terarah dan tepat sasaran sesuai ketentuan Pemerintah Pusat.

Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam.

Kegiatan yang diikuti para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian.

Wakil Bupati menegaskan, para Kepala SPPG adalah garda terdepan yang menentukan keberhasilan pelaksanaan MBG di lapangan.

“Anda semua adalah motor penggerak. Tanpa peran semuanya, seluruh aturan dan kebijakan hanya akan menjadi dokumen tanpa dampak,” tegas Wabup.

Menurutnya tantangan pemenuhan gizi di Mojokerto dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga, pemahaman masyarakat tentang pangan bergizi, serta pola konsumsi anak dan remaja yang belum ideal.

“MBG bukan hanya soal menyediakan makanan sehat, tetapi juga mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Ini tugas mulia sekaligus tantangan besar,” ujarnya.

Ia juga berharap Bimtek tersebut tidak hanya menjadi forum pembelajaran teknis, tetapi juga menumbuhkan komitmen baru dalam peningkatan layanan pemenuhan gizi serta memperkuat komunikasi antar petugas gizi di Mojokerto Raya.

“Penguatan kapasitas garda gizi diharapkan dapat mendorong implementasi MBG yang lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Kesulitan Bahan Makanan, Massa Juga Menjarah Gudang Bulog Pondok Batu Perbatasan Sibolga-Tapteng

29 November 2025 - 23:23 WIB

Korupsi Rp 16,6 Miliar, Kejaksaan Enrekang Menahan Empat Mantan Pengurus BAZNAS

29 November 2025 - 22:56 WIB

Trending di Headline