Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Bayinya Meninggal, Edwin Septian Melakukan Aksi Demo Sendirian di depan RSUD Karawang

badge-check


					Inilah solo demo yang dilakukan oleh seorang pria benrama Edwin Septian, warga Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, melakukan protes, setelah bayinya meninggal di RSUD Karawang, 29 April 2025. Tangkap layar video Instagram@vacio.id Perbesar

Inilah solo demo yang dilakukan oleh seorang pria benrama Edwin Septian, warga Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, melakukan protes, setelah bayinya meninggal di RSUD Karawang, 29 April 2025. Tangkap layar video [email protected]

Penulis: Mayang K. Mahardhika   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KARAWANG- Edwin Septian, warga Telukjambe Timur, Karawang, melakukan aksi demonstrasi seorang diri di depan RSUD Karawang pada awal Mei 2025.

Ia berorasi menggunakan megafon di lobi rumah sakit, menuntut penjelasan dan pertanggungjawaban dari pihak RSUD Karawang atas meninggalnya bayi yang baru dilahirkan istrinya pada 29 April 2025.

Edwin menduga ada kesalahan dalam penanganan medis saat proses persalinan yang menyebabkan kematian anak pertama mereka, yang telah dinantikan selama bertahun-tahun.

Ia meminta klarifikasi, pertanggungjawaban, dan perubahan sistem penanganan pasien agar kejadian serupa tidak terulang.

Edwin Septian akhirnya berhasil bertemu dengan Direktur RSUD Karawang. Direktur RSUD Karawang menemui Edwin dan mengajaknya melakukan audiensi ke dalam ruang RSUD untuk membahas tuntutan serta keluhan yang disampaikan Edwin terkait meninggalnya bayi yang baru dilahirkan istrinya

Menanggapi aksi Edwin, Direktur RSUD Karawang, Andi Sariful Alam, menyatakan akan melakukan audit internal untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan berjanji akan menyampaikan hasilnya setelah audit selesai

Seorang pria berorasi sendirian di depan RSUD Karawang, Jawa Barat. Warga Kecamatan Telukjambe Timur di Kabupaten Karawang itu berorasi karena anaknya meninggal setelah mendapat perawatan di RS tersebut.

Warga bernama Edwin Septian itu berorasi menggunakan pengeras suara megafon di depan lobi RSUD Karawang. Edwin menuntut penjelasan dan tanggung jawab pihak RSUD Karawang atas meninggalnya bayi yang baru dilahirkan istrinya.

Ia meminta pihak RSUD Karawang dan tenaga kesehatan yang menangani istrinya turun langsung menemuinya untuk memberi penjelasan.

Edwin menduga ada kesalahan dalam penanganan medis di RSUD Karawang saat proses persalinan istrinya pada Selasa, 29 April 2025,  sehingga mengakibatkan bayinya meninggal dunia. Hal tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan kajian secara menyeluruh terkait dengan penanganan ibu hamil.

Ia sangat sedih dan terpukul karena bayi tersebut adalah anak pertama yang telah mereka tunggu selama bertahun-tahun. Atas peristiwa yang dialami, Edwin menuntut pihak RSUD Karawang menyampaikan klarifikasi dan bertanggung jawab. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Trending di News