Menu

Mode Gelap

Headline

Batalyon Pembangunan Rekrut 24.000 Prajurit, Pendaftar Online 107.000 Tervalidasi 38.000

badge-check


					TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025. Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025. Foto: jadiprajurittni.id Perbesar

TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025. Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025. Foto: jadiprajurittni.id

Penulis: Tanasyafira L. Tirani    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rekrutmen ini merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi TNI AD yang telah direncanakan secara matang sebagai respons terhadap kebutuhan pembangunan dan stabilitas di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Setiap batalyon teritorial ini akan berdiri di lahan seluas sekitar 30 hektar dan memiliki beberapa kompi yang berfungsi langsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan hanya bertugas tempur. Ada empat jenis kompi yang akan dibentuk dalam struktur batalyon ini:

  • Kompi Pertanian, untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional.
  • Kompi Peternakan, untuk memperkuat penyediaan protein hewani.
  • Kompi Medis, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dan penanganan bencana.
  • Kompi Zeni, yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah tertinggal dan rawan bencana.

Rekrutmen ini juga didorong oleh meningkatnya animo pemuda Indonesia untuk menjadi prajurit TNI AD, dengan data pendaftaran calon tamtama tahun 2025 mencapai lebih dari 107.000 orang, di mana sekitar 38.800 sudah tervalidasi.

Selain kuantitas, kualitas dan semangat nasionalisme para calon prajurit juga terus meningkat, yang tercermin dari capaian rekrutmen yang selalu melebihi target dalam lima tahun terakhir.

Dengan langkah ini, TNI AD tidak hanya menyiapkan kekuatan tempur, tetapi juga kekuatan pembangunan yang hadir dan bermanfaat langsung di tengah masyarakat, sesuai dengan kebijakan pertahanan negara yang berbasis kewilayahan dan mandiri sebagaimana tertuang dalam Doktrin Pertahanan Negara 2023.

Rekrutmen Batalyon Teritorial TNI Angkatan Darat untuk tahun 2025 dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut:

  • Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025.
  • Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025.
  • Jadwal seleksi lanjutan akan diumumkan saat proses validasi/daftar ulang di masing-masing Panitia Daerah (Panda).

Proses ini berlaku untuk rekrutmen sebanyak 24.000 prajurit tamtama yang akan ditempatkan di batalyon teritorial pembangunan di seluruh Indonesia.

Berikut adalah persyaratan utama untuk mendaftar rekrutmen TNI AD Batalyon Teritorial tahun 2025:

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan).
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan (15 Agustus 2025).
  • Tidak memiliki catatan kriminal, dibuktikan dengan SKCK dari Kepolisian.
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata.
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan dan 2 tahun setelahnya.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali ketentuan adat dengan surat keterangan).
  • Memiliki kartu BPJS atau KIS yang masih aktif.
  • Mematuhi peraturan anti-KKN dan tidak melakukan penyuapan selama proses seleksi dan pendidikan.
  • Memiliki surat persetujuan orang tua/wali selama proses penerimaan.

Syarat Khusus:

  • Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
  • Pendidikan minimal SMA/MA/SMK/Paket C yang terakreditasi (negeri atau swasta).
  • Tinggi badan minimal untuk Tamtama 160 cm, untuk Bintara 163 cm.
  • Berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Nilai rata-rata rapor tertentu sesuai tahun kelulusan (misalnya lulusan 2023–2025 minimal 75).

Nilai Tambah:

Peserta yang memiliki sertifikat/piagam prestasi tingkat nasional (juara 1, 2, atau 3) dapat memperoleh nilai tambah dalam seleksi.

Persyaratan ini berlaku untuk rekrutmen sebanyak 24.000 prajurit tamtama yang akan ditempatkan di Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

15 Pos Polisi di Surabaya-Sidoarjo Rusak dan Dibakar Massa dalam Demo Semalam

30 Agustus 2025 - 11:43 WIB

Satu Minggu Demo Perlawanan Rakyat dari Tolak Fasilitas DPR, Hostum hingga Aksi Solidaritas

30 Agustus 2025 - 10:29 WIB

Besok, Hari Terakhir Program Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim

30 Agustus 2025 - 09:45 WIB

Polres Jombang Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama Bersama Ratusan Ojol

30 Agustus 2025 - 09:23 WIB

Indonesia Mencekam! Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar Terjadi Pembakaran

30 Agustus 2025 - 01:11 WIB

Forum Rakyat Jombang Desak Bupati Warsubi Batalkan Kenaikan Pajak

29 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Manik-manik Plumbon Gambang, Cor Mojotrisno dan Batik Jombang Dipamerkan di Expo CBD Tangerang

29 Agustus 2025 - 22:01 WIB

SMPN 15 Surabaya Bekali Siswa Pengetahuan Bahaya Narkoba

29 Agustus 2025 - 21:54 WIB

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan Ziarah ke TMP, Andi Wicaksono: Wujudkan Keadilan

29 Agustus 2025 - 20:06 WIB

Trending di Headline