Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Bakti Sosial dan Pengabdian Masyarakat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Mojoagung, Jumat, 29 Agustrus 2025.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd., yang akrab disapa Gus Salman, didampingi Ning Ema Erfina.
Dengan mengusung tema “Berbagi dan Peduli Sekolah Rakyat dan Warga Sekitar Sekolah Rakyat”, kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang mendapat dukungan lintas sektor, mulai dari OPD, BUMD, instansi pemerintah, organisasi perempuan, hingga masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Salman menegaskan bahwa bakti sosial tidak sekadar menjadi ajang berbagi, tetapi juga wujud kepedulian bersama untuk mendukung keberadaan Sekolah Rakyat.

Wagub Jombang KH Salmanudin Yazid, membuka acara bakti kesehatan dan pengadian masyarakaid di wilayah Mojoagung, untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Proklamasi RI, Jumat 29 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang
“Meski masih menempati gedung sementara di SKB Mojoagung, semangat anak-anak untuk belajar tidak pernah surut. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memberikan dukungan, baik moril maupun materil, demi masa depan mereka,” ujarnya.
Adapun rangkaian kegiatan bakti sosial meliputi pembagian paket sembako untuk masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian snack dan es krim untuk siswa, serta makan bersama yang dimasak langsung oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat dari antusiasme warga maupun siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Lebih lanjut, Wabup berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial. “Semoga semangat kebaikan ini terus tumbuh, demi Jombang yang lebih peduli, berempati, dan lebih maju,” pesan Gus Wabup Salmanudin.
Turut serta mendampingi, staf ahli, asisten, kepala OPD terkait, direktur BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimcam Mojoagung, kepala desa Mancilan, kepala puskesmas, pimpinan perusahaan, organisasi wanita dari Forkopimda, para relawan, serta warga sekitar. **