Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Astronot Artemis II diperkirakan akan mengalami pemadaman komunikasi selama sekitar 41 menit dengan Bumi. Selama periode tersebut, tidak akan ada kontak suara maupun sinyal dari pesawat ruang angkasa Orion.
Namun, kondisi hening tersebut bukanlah gangguan teknis, melainkan bagian yang telah diperkirakan dalam perjalanan misi. Fase ini terjadi ketika Orion melintasi sisi jauh Bulan sehingga Bulan berada tepat di antara pesawat dan Bumi.
Ketika posisi tersebut terjadi, jalur komunikasi antara Orion dan Bumi akan terhalang sepenuhnya. Akibatnya, semua transmisi sinyal terputus sementara, sehingga dari Bumi seolah-olah awak pesawat menghilang dari jaringan komunikasi.
Meski tanpa komunikasi dengan pusat kendali misi, seluruh operasi di dalam Orion akan tetap berjalan normal. Sistem navigasi dan penerbangan pesawat dirancang mampu beroperasi secara mandiri selama fase tersebut.
Para astronot akan melanjutkan aktivitas dengan mengandalkan sistem di dalam pesawat hingga komunikasi kembali pulih. Diketahui, pemadaman sinyal ini terjadi karena prinsip dasar fisika.
Komunikasi antara pesawat ruang angkasa dan Bumi menggunakan gelombang elektromagnetik yang memerlukan jalur bebas hambatan. Ketika Bulan menghalangi jalur tersebut, gelombang tidak dapat menembus permukaan padat Bulan.
Dengan kata lain, sinyal tidak dapat diteruskan hingga pesawat muncul kembali di sisi lain. Sehingga, komunikasi baru akan kembali normal setelah Orion keluar dari bayangan Bulan dan kembali memiliki jalur sinyal langsung dengan Bumi.***











