Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

APTV Award 2024 : BEM FV UNESA Raih Penghargaan Pelaksana Pengmas Terbaik

badge-check


					APTV Award 2024 : BEM FV UNESA Raih Penghargaan Pelaksana Pengmas Terbaik Perbesar

KREDONEWS, SURABAYA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menjadi sebuah wadah pengembangan diri mahasiswa dalam ranah berorganisasi. Dalam strukturnya, BEM juga memiliki fungsi baik internal maupun eksternal. Dari segi eksternal, pengabdian dan pemberdayaan masyarakat selalu menjadi fokus utama dalam setiap tahun BEM membuat program kerja. Seperti yang dilaksanakan oleh BEM Fakultas Vokasi (FV) Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Program kerja pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh BEM FV UNESA, ternyata menjadi jalan bagi mereka untuk meraih penghargaan sebagai organisasi mahasiswa dengan program pemberdayaan masyarakat terbaik dalam Program Ormawa Membangun Negeri (POMN) 2024. Penghargaan tersebut diterima BEM Vokasi dalam APTV Award 2024 yang diselenggarakan Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (Direktorat APTV), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Jakarta pada, 16 Desember 2024.

Dilansir dari unesa.ac.id, pembina BEM FV, Firman Yasa Utama mengatakan penghargaan yang diberikan Kemendiktisaintek ini tidak lepas dari dedikasi dan upaya luar biasa yang telah dilakukan BEM FV dalam mengimplementasikan program kerja pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak. Program kerja yang dilaksanakan, tidak hanya fokus pada pengembangan potensi mahasiswa, tetapi juga berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi di sekitar kampus.

Dua di antara program-programnya yakni pengolahan limbah tongkol jagung menjadi briket dan mengenalkan, melatih, mengolah limbah jadi berkah di Lamongan. Program ini turut mengajak pemerintah desa dan dinas terkait untuk bekerja sama dalam proses realisasi hingga izin usahanya.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa BEM Fakultas Vokasi UNESA memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi atau motivasi bagi organisasi kemahasiswaan lainnya di Indonesia.

Ketua BEM FV, Reza Saputra, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas penghargaan yang telah diraih ormawa yang ia nahkodai itu. Baginya, penghargaan ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dedikasi seluruh tim yang terlibat, baik mahasiswa maupun dosen pembimbing, dan masyarakat Desa Wonorejo yang dengan terbuka menerima tawaran mereka.

Mahasiswa D-4 Teknik Listrik itu menuturkan, pengabdian yang mereka lakukan yaitu pengolahan limbah tongkol jagung menjadi briket, mulai dari sosialisasi program, pelatihan-pelatihan kepada masyarakat mulai dari pembakaran, penghalusan, pencetakan briket, hingga pengenalan produk ke masyarakat melalui pameran bersama disperindag Kabupaten Lamongan.

Selain itu, kegiatan di luar pengolahan briket meliputi mengajar di sekolah-sekolah dasar desa setempat, mengajar ngaji di taman pendidikan Al-Quran, mengadakan lomba tartil Al-Quran menggambar dan mewarnai kaligrafi, adzan bilal bagi anak-anak daerah setempat.

Sebelum dua bulan pengabdian mereka melakukan survei dan menemukan terdapat lahan tanam jagung seluas 245.30 hektar di Desa Wonorejo. Namun, masyarakat tidak memanfaatkan tongkol jagung dan hanya membuangnya hingga berceceran di jalanan.

“Dengan tiga kali panen dalam setahun, begitu banyak sampah tongkol jagung yang dibuang masyarakat. Potensi inilah yang kami lihat dan akhirnya memutuskan untuk membuat pelatihan briket dari tongkol jagung itu,” ungkap mahasiswa angkatan 21 itu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:53 WIB

5 Jurnalis dan 2 Kru Kapal Belum Ditemukan, Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau Sejak 7 September 2026

9 September 2026 - 19:22 WIB

Dapur Utama dan Ruang Gizi RSUD Saiful Anwar Terbakar, Tidak Menyentuh Gedung Perawatan Kesehatan

9 September 2026 - 17:43 WIB

Air Laut Surut dan Gempa Mag 3,8 Terjadi di Sekitar Gunung Anak Krakatau, BMKG: Tenang Bukan Tsunami

9 September 2026 - 16:59 WIB

Tidak Masuk Akal Gelombang Keracunan Terus Terjadi: 300 Lebih Siswa SMP dan MTs Pati Diangkut ke Rumah Sakit

9 September 2026 - 16:14 WIB

Truk Tangki Air Angkut 1,5 Juta Batang Rokok Putih, Bea Cukai: Kerugian Negara Rp1,5 Miliar

9 September 2026 - 11:09 WIB

Elektabilitas Gerindra Naik 14.4 Persen, Rahmat Muhajirin: Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

9 September 2026 - 09:30 WIB

Keterlaluan Tiga Kali SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan, Wabup Perintahkan SPPG Sukorejo 2 Tutup Permanen

9 September 2026 - 08:24 WIB

Mendahului Neuralink, RRT Izinkan Implan Cip NEO untuk Pulihkan Penderita Lumpuh

8 September 2026 - 06:57 WIB

Trending di News