Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Anggaran OPD Masih Diproses, Agus Purnomo: 8.089 ASN+PPPK Layani 1,35 Juta Lebih Penduduk Jombang

badge-check


					Agus Purnomo, Sekretaris Pemkab Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Agus Purnomo, Sekretaris Pemkab Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur mulai merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Pada tahap awal pencairan, anggaran kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) masih dalam proses administrasi.

Sedangkan pencairan anggaran awal tahun ini, difokuskan untuk pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa hingga awal Januari 2026, pencairan APBD baru diperuntukkan bagi belanja gaji pegawai.

“Anggaran kegiatan masing-masing OPD masih dalam proses penyusunan anggaran kas. Untuk gaji ASN sudah kami cairkan pada 2 Januari kemarin,” kata Agus Purnomo, Kamis 8 Januari 2026.

Menurutnya, belanja program dan kegiatan OPD belum dapat dicairkan karena masih menunggu kelengkapan administrasi serta penjadwalan anggaran kas sesuai regulasi yang berlaku.

“Itu memang membutuhkan waktu karena harus melalui serangkaian aturan dan persyaratan administrasi,” ujarnya.

Saat ditanya kapan anggaran kegiatan OPD akan dicairkan, Agus memastikan proses tersebut akan segera menyusul setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

“Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, anggaran kegiatan OPD baru bisa dicairkan,” katanya.

Agus juga memaparkan jumlah aparatur di lingkungan Pemkab Jombang. Hingga awal 2026, total ASN dan PPPK di Kabupaten Jombang mencapai 8.089 orang, terdiri dari 5.957 ASN dan 2.132 PPPK. Mereka harus melayani penduduk Jombang (2022) sebanyak 1,26 juta jiwa pendudukan Jombang.

Untuk membiayai gaji seluruh aparatur tersebut, Pemkab Jombang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 660 miliar dalam APBD 2026.

“Anggaran gaji itu sudah diakomodasi dalam APBD 2026,” jelas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang itu.

Terkait isu kenaikan gaji ASN, Agus menegaskan hingga kini belum ada perubahan besaran gaji yang diterima pegawai. “Pembayaran gaji masih mengacu pada regulasi yang berlaku saat ini,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Terbang Jadi Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Motor Dicuri Saat Korban Tertidur di Musala, Polisi Perak Tangkap Pelaku Berkat CCTV

21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

DP 0% Rumah dan Kendaraan Lanjut 2027

21 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Pemerintah Tanggung 100% PPN Tiket Pesawat Libur Nataru

21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

460 Orang Berhasil Diselamatkan, KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda

21 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kepala Bapenda Sholahuddin Gunakan ‘Layar Jebol’ dan ‘Pasti Bayar’ Realisasi PAD Jombang 77,69 %

21 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pengeroyokan Massal di Empunala, Polres Mojokerto Ringkis 21 Orang Terduga Pelaku

21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Trending di News