Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Setelah melalui penyelidikan berbulan-bulan, polisi Oslo secara resmi mendakwa Marius Borg Hoiby, anak Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, atas tuduhan pemerkosaan dan penyerangan seksual terhadap banyak korban.
Andreas Kruszewski, ahli forensik dari Kepolisian Oslo, menyampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (27/6/2025), bahwa Marius Borg Hoiby (28) didakwa atas sejumlah tuduhan serius, termasuk pemerkosaan, kekerasan seksual, serta menyebabkan cedera fisik.
Polisi Oslo mengungkapkan bahwa bukti dalam kasus ini dikumpulkan dari pesan teks, pernyataan saksi, serta bukti fisik yang ditemukan selama proses penggeledahan. Hoiby disebut kooperatif dalam seluruh proses pemeriksaan.
“Saya tidak dapat memberikan perincian lebih lanjut tentang jumlah korban dalam kasus ini, selain mengonfirmasi bahwa jumlah korban mencapai dua digit,” ujar Kruszewski.
Hoiby pertama kali ditangkap pada 4 Agustus 2024, setelah terjadi pertengkaran hebat dengan pacarnya yang berusia 20-an di apartemennya di Oslo. Polisi menemukan sebilah pisau yang ditusukkan ke dinding kamar tidur korban. Otoritas Norwegia menyatakan bahwa korban telah diserang secara fisik dan mental.
Meski sempat dilarang mendekati korban, Hoiby melanggar larangan tersebut dan kembali ditangkap pada September 2024. Sejak itu, ia berada dalam pengawasan dan tengah diselidiki atas dugaan pemerkosaan, kekerasan yang menyebabkan luka, serta perusakan properti.
Pengacaranya, Petar Sekulic, membantah seluruh tuduhan yang ditujukan kepada kliennya. “Klien saya membantah semua tuduhan, khususnya pemerkosaan dan kekerasan,” tegas Sekulic.
Pihak Kerajaan Norwegia juga telah memberikan pernyataan singkat. “Kasus ini sedang diproses sesuai proses hukum. Kami tidak memiliki informasi lebih lanjut”.
Marius Borg Hoiby merupakan anak dari Mette-Marit, calon ratu Norwegia dari mantan suaminya Morten Borg, yang pernah dipenjara karena kasus narkoba dan kekerasan. Ia dibesarkan bersama ibu dan ayah tirinya Putra Mahkota Haakon, serta dua adik tirinya, Putri Ingrid Alexandra dan Pangeran Sverre Magnus, tetapi kini telah tinggal terpisah.
Saat ini, Hoiby dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu proses persidangan dan tetap memperoleh praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan.***