Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Alibaba Luncurkan AI Multimoda Melampaui Operasional DeepSeek Sampai GPT-40

badge-check


					Inovasi tiada henti itu dilakukan China di sektor digital, setelah heboh peluncuran DeepSeek, kini Alibaba juga tak mau ketinggalan merilsi Qwen 2.5-Max dikalim melampaui DeepSekk Open AI hingga GPT-40. Instagram@artificialzone Perbesar

Inovasi tiada henti itu dilakukan China di sektor digital, setelah heboh peluncuran DeepSeek, kini Alibaba juga tak mau ketinggalan merilsi Qwen 2.5-Max dikalim melampaui DeepSekk Open AI hingga GPT-40. Instagram@artificialzone

Penulis: Yuven Sugiarno  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CHINA- Alibaba baru-baru ini meluncurkan model AI multimodal canggih, Qwen 2.5-Max, yang dirancang untuk bersaing dengan teknologi AI terkemuka seperti DeepSeek dan GPT-4o dari OpenAI.

Model ini terkenal karena kemampuannya untuk menangani berbagai tugas, termasuk menulis, membuat gambar dan video, serta menjalankan pencarian web secara kompleks, semuanya dalam satu kerangka kerja.

Qwen 2.5-Max dapat memmroses teks, gambar, dan audio, sehingga serbaguna untuk berbagai aplikasi seperti pembuatan konten kreatif dan analisis data.

Tes awal menunjukkan bahwa Qwen 2.5-Max telah “mengungguli secara komprehensif” pesaing seperti DeepSeek-V3 dan model OpenAI dalam evaluasi tolok ukur41. Ini termasuk kinerja yang kuat dalam pemahaman bahasa alami, penalaran, dan tugas-tugas pengkodean.

Model ini menggunakan arsitektur Mixture of Experts (MoE), yang memungkinkannya untuk mengaktifkan hanya bagian yang relevan dari jaringannya untuk tugas-tugas tertentu, sehingga meningkatkan efisiensi dan kapabilitas.

Model ini telah dilatih dengan lebih dari 20 triliun token dari berbagai sumber, sehingga memungkinkannya untuk menghasilkan respons yang kaya dan akurat secara kontekstual.

Qwen 2.5-Max tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 3 miliar hingga 72 miliar parameter, memenuhi kebutuhan komputasi yang berbeda.

Implikasi
Pengenalan Qwen 2.5-Max oleh Alibaba mencerminkan ambisinya untuk merebut kembali kepemimpinan pasar dalam teknologi AI, terutama mengingat persaingan baru-baru ini dari perusahaan rintisan seperti DeepSeek.

Perusahaan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penawaran AI-nya, tetapi juga untuk menstabilkan kinerja sahamnya yang terdampak oleh kemunculan para pesaing baru ini.

Peluncuran ini memposisikan Alibaba sebagai pemain penting dalam bidang AI generatif, yang berpotensi membentuk kembali lanskap aplikasi AI di berbagai industri. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News