Menu

Mode Gelap

Nasional

Alasan Kuat Bus Sugeng Rahayu Selalu Ngebut Ugal-ugalan

badge-check


					Sugeng Rahayu in action Perbesar

Sugeng Rahayu in action

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM-Meski sudah banyak mengalami kecelakaan di jalan, tapi bus Sugeng Rahayu tetap ngebut ugal-ugalan di jalan.

Diprotes pun gak tobat, rata-rata bus yang identik berlogo lumba-lumba ini tetap saja melaju kencang.

Aksi ngebut itu ternyata ada alasan kuatnya seperti disampaikan Bayu Feng, Sekretaris Jenderal BisMania Community.

Bayu mengatakan, sopir bus Sugeng Rahayu (dulu Sumber Kencono) sering kali memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi.

Menurut Bayu, itu disebabkan oleh tekanan untuk tepat waktu dari pihak operator.

“Jam operasional yang sangat ketat, ditambah persaingan ketat antara perusahaan otobus seperti Eka dan Mira, mendorong mereka untuk melaju kencang,” jelas Bayu dalam wawancaranya, (12/3/25) lalu dikutip dari Kompas.com.

Rute yang dilalui oleh Sugeng Rahayu, seperti Surabaya-Yogyakarta dan Surabaya-Solo, memang dikenal dengan ‘jalur panas’ yang sengit. Waktu masih bernama Sumber Kencono banyak yang memlesetkan jadi Sumber Bencono (sumber bencana).

Para sopir merasa perlu untuk mempercepat laju bus agar dapat menjadi pilihan utama bagi penumpang, mengingat waktu tempuh yang lebih singkat.

“Hampir semua armada bus Sugeng Rahayu memiliki kecepatan tinggi. Mereka cenderung mengebut di malam hari, sementara di pagi atau siang hari, mereka lebih bersikap santai untuk menarik penumpang,” tambah Bayu.

“Meskipun cepat, bus Sugeng Rahayu juga sering mendapat perhatian terkait keselamatan. Beberapa orang menganggap gaya mengemudi mereka cukup agresif, sementara yang lain menyukai kecepatan mereka karena lebih efisien dalam perjalanan,” kata Bayu.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

18 Maret 2026 - 21:22 WIB

Macet Parah di Gilimanuk, Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia

18 Maret 2026 - 17:18 WIB

Garuda Buka Suara Soal Tiket Palangkaraya-Jakarta Rp 200 Juta

17 Maret 2026 - 21:09 WIB

Distribusi Logistik Terganggu, Truk Ayam Tertahan di Gilimanuk

17 Maret 2026 - 20:54 WIB

Rupiah ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

16 Maret 2026 - 21:48 WIB

Budi Santoso Tinjau Pasar, Harga Masih Stabil

16 Maret 2026 - 21:39 WIB

Kemacetan Horor di Peyeberangan Gilimanuk-Ketapang

16 Maret 2026 - 21:14 WIB

Sidak Terminal Purabaya, Kapolri Minta Polisi Beri Layanan Maksimal

15 Maret 2026 - 17:35 WIB

Jasamarga Mulai Berlakukan Diskon Tarif Tol Hari Ini

15 Maret 2026 - 17:04 WIB

Trending di Nasional