Menu

Mode Gelap

News

Akibat Banjir Bandang di Sukabumi, Satu dari Empat Orang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check


					Pasukan BPBD Sukabumi dikerahkan untuk membantu warga mengungsi akibta meluapnya banjir di kawasa itu, Rabu 4 Desember 2024. instagram@sukabumi_and sukabumitoday Perbesar

Pasukan BPBD Sukabumi dikerahkan untuk membantu warga mengungsi akibta meluapnya banjir di kawasa itu, Rabu 4 Desember 2024. instagram@sukabumi_and sukabumitoday

KREDONEWS.COM, SUKABUMI- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Jawa Barat mendata, ada 4 warga yang dilaporkan hilang dan 1 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang hingga longsor, di Kabupaten Sukabumi, per Kamis, 5 Desember 2024.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Barat, Bambang Imanuddin, mengatakan satu dari 4 orang tersebut adalah Emah (50), yang identitasnya diketahui sejak Rabu, 4 Desember 2024. Emah dinyatakan hilang di Kecamatan Gegerbitung.

Sementara 1 orang hilang di Kecamatan Pabuaran dan 2 yang lain di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Identitas ketiganya belum diketahui.⁠

Hingga saat ini, pihak BPDB masih melakukan pendataan baik untuk jumlah korban, serta bangunan yang terdampak. Pranata Ahli Humas BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat, menyampaikan, per Kamis (5/14) pagi terdata 117 bencana. “Sebanyak 55 tanah longsor, 31 banjir, 15 angin kencang, dan 16 pergeseran tanah,” katanya.⁠

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 4 Desember 2024, menyebabkan kerusakan signifikan pada harta benda dan mengakibatkan korban jiwa. Berikut adalah rincian mengenai dampak bencana tersebut:

Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 695 juta, dengan 40 unit bangunan mengalami kerusakan, termasuk 36 unit rusak ringan dan satu unit rusak berat. Banjir juga menghanyutkan setidaknya delapan mobil di Desa Curug Luhur, Sagaranten, dan menyebabkan lalu lintas lumpuh di beberapa jalan protokol

Banjir dan tanah longsor terjadi di berbagai kecamatan di Sukabumi. Beberapa wilayah yang terdampak antara lain:

  • Kecamatan Ciemas
  • Kecamatan Pelabuhanratu
  • Kecamatan Cikakak
  • Kecamatan Gegerbitung
  • Kecamatan Pabuaran

Total terdapat 33 titik bencana yang dilaporkan, dengan ratusan orang terdampak
Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan ke depan untuk mempercepat penanganan dan evakuasi korban serta penyaluran bantuan darurat

Tim gabungan dari BPBD dan SAR telah dikerahkan untuk melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian

Bencana ini merupakan hasil dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak Selasa malam hingga Rabu pagi, menyebabkan luapan sungai dan pergerakan tanah yang signifikan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Target 1000 SPPG, Gus Yahya: MBG Bukan Hanya Santri Sehat, tapi Juga Sakti

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Vonis 20 Tahun Dipecat dari TNI, Serma Yonanda Kodim Indragiri Hulu Terlibat Kurir 40 Kg Sabu

12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Musrenbang Mojokerto 2027: Ketahanan Ekonomi dan Sosial Jadi Tema Utama

12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Kasus Campak Melonjak, Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Dunia

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Pajak Kendaraan Rp 4,3 T, Gubernur Jateng Sudah Nembel 93.000 Jalan Sisa 1.200 Lubang

12 Maret 2026 - 14:18 WIB

Ilustrasi penambalan jalan berlubang di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 93.000 lubang. Fito: ist

Safari Ramadhan Bersama Dirut PT Pegadaian, Kanwil Surabaya Undang 30 Anak Panti Asuhan

12 Maret 2026 - 13:21 WIB

Motif Nyuri untuk Judol, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembunuh Ermanto Usman

12 Maret 2026 - 12:45 WIB

Tragis Sopir Andriansyah Tewas Terlindas Truk Sendiri di Batang

12 Maret 2026 - 10:35 WIB

Oknum Koramil Bobol 7 Minimarket di Tulungagung dan Trenggalek, Dandim Letkol Arh Hanny Satrio Minta Maaf

12 Maret 2026 - 09:23 WIB

Trending di News