Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Puding Sawo : Hasil Kreatifitas Mahasiswa UM Malang

badge-check


					Puding Sawo : Hasil Kreatifitas Mahasiswa UM Malang Perbesar

KREDONEWS, MALANG – Kreatifitas dalam hal makanan memang tidak pernah ada habisnya untuk dicari. Banyak makanan baru yang tercipta dari bahan-bahan yang ada, seperti halnya bakpao telo yang terbuat dari telo ungu. Begitu pula buah Sawo. Buah sawo, yang sering terlupakan meski kaya nutrisi, kini menjadi inspirasi inovasi mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Dinar Asry Anggraini, S.Pd. Dinar menciptakan kreasi puding berbahan dasar sawo, mengubah buah lokal ini menjadi hidangan penutup bergizi dengan tekstur lembut dan rasa manis alami.

Melalui program “Pelatihan Pembuatan Kreasi Puding Buah Sawo untuk Peningkatan Income Generating dan Suplai Alternatif Bergizi Tinggi,” yang digelar pada Senin (29/7/2024) di Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Dinar dan timnya memberdayakan masyarakat setempat. Program ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi buah sawo sekaligus menyediakan alternatif makanan sehat.

“Kami tidak hanya mengajarkan teknik pembuatan puding yang inovatif, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang nilai gizi bahan lokal. Peserta diajarkan cara memilih buah sawo yang baik, teknik pengolahan yang tepat, hingga strategi pemasaran produk,” ungkap Dinar dilansir dalam um.ac.id.

Produk puding buah sawo hasil pelatihan ini menarik dari segi rasa, visual, dan kemasan. Peserta diberi kesempatan merancang kemasan yang menarik, siap dipasarkan melalui kantin kampus dan event lokal. “Langkah ini mendukung poin Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab,” tambah Dinar.

Dukungan universitas turut memperluas pemasaran produk, memastikan keberlanjutan inisiatif ini. “Kami berharap inovasi ini tidak hanya bermanfaat di Kediri tetapi juga di daerah lain di Indonesia,” ujar Dinar. Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi kolaborasi antara pendidikan tinggi, masyarakat, dan pemerintah lokal dalam meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Melalui program ini, UM menunjukkan perannya dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Inovasi seperti ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi mampu berkontribusi langsung pada upaya menciptakan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebiasaan Minum Belasan Vitamin Sekaligus, Reizuka Ari Tuai Kritik

1 Juni 2026 - 20:13 WIB

Sensasi Pedas: Mengapa Cabai Jadi Favorit Banyak Orang

31 Mei 2026 - 21:30 WIB

Menguak Mitos Mata Berkedut Pertanda Buruk

31 Mei 2026 - 21:09 WIB

Trending di Life Style