Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

PDHI Siapkan Tujuh Langkah Strategis Hadapi Isu Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi di Jatim

badge-check


					PDHI Jatim 2 menyelenggarakan pertemuan untul merespon munculnya isu penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi di Jawa Timur. Foto: Sapteng Mukti Nunggal Perbesar

PDHI Jatim 2 menyelenggarakan pertemuan untul merespon munculnya isu penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi di Jawa Timur. Foto: Sapteng Mukti Nunggal

Penulis: Sapteng M. Nunggal | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALANG – Di pengujung tahun 2024, muncul
isu penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kembali merebak.

Menurut Ketua PDHI Jatim 2, drh Deddy F Kurniawan MVet, hampir
seluruh wilayah di Jawa Timur, tidak bebas PMK.

Menurut Deddy, saat menghadiri rapat koordinasi kesiapsiagaan kedaruratan PMK, hingga akhir tahun dari 38 Kota kabupaten se-Jawa Timur dengan jumlah kasus sebanyak 206.082 ekor.

“Sebanyak 194.961 (94,60%) ekor dinyatakan sembuh dan 4.89 (2,27%) ekor mati,” ujarnya.

Pertemuan di Malang ini, dihadiri lebih dari 100 peserta dari perwakilan Dinas kota dan kabupaten yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan. Termasuk pula Perwakilan Koperasi Persusuan, Mega farm, ISPI, PAVETI, PARAVETINDO, dan Industri Persusuan (IPS).

Dalam pertemuan yang khusus membahas isu PMK di Jawa Timur ini, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) wilayah Jatim menyarankan tujuh langkah strategis.

“Hal ini untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan PMK pada hewan ternak,” tambahnya.

Tujuh rekomendasi PDHI Jawa Timur guna menekan penyebaran kasus PMK antara lain, langkah antisipatif.

Pertama, PDHI Jatim mendorong pemerintah untuk segera mengambil keputusan agar kesiapsiagaan kedaruratan tidak berubah menjadi darurat.

Hingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat. Yakni melalui tindakan preventif atau pencegahan secara dini menjadi penting.

”Langkah keduanya, kami dari PDHI Jatim juga siap mendukung pemerintah sesuai kewenangan, peran serta fungsi profesi sebagai dokter hewan,” tukasnya.

Selanjutnya, dari Dokter Hewan Paktisi di Bidang Persapian bersama Ikatan Dokter Hewan Sapi Indonesia (IDHSI) akan segera melakukan pertemuan khusus dengan praktisi persapian se-Indonesia.

Kemudian PDHI Jatim juga menyarankan menghidupkan kembali Komite PMK, yang berisikan praktisi dokter hewan prominent dan akademisi sosialis.

Sedangkan langkah kelima,  PDHI Jatim mengajak peran serta untuk menyebarkan kembali berbagai Standart Operasional Prosedur (SOP) dan KIE ONLINE untuk Edukasi Masyarakat melalui berbagai platform digital dan influencer.

Berikutnya, PDHI Jatim lewat program DSU (Dairy Support Unit) yang telah memiliki keterkaitan dan bekerjasama sinergis rutin dengan Koperasi Susu se-Jawa Timur dapat turut menyebarkan informasi seputar kesiapsiagaan ini.

Serta yang terakhir, organisasi profesi dokter hewan wilayah Jawa Timur ini akan berkolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk melakukan Audiensi dengan Kepala Daerah menjelaskan urgensi tanggap darurat PMK.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di News