Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pencarian Diperluas Hingga 2 Km, Balita yang Terseret Arus Air di Wiyung Surabaya Belum Ditemukan Ditemukan

badge-check


					Tim Rescue, Basarnas, BPBD Surabaya belum berhasil menemukan balita EZ, 3.5, yang terseret arus air hujan di Wiyung, Selasa, 24 Desember 2024. Instagram@bpbd.surabays Perbesar

Tim Rescue, Basarnas, BPBD Surabaya belum berhasil menemukan balita EZ, 3.5, yang terseret arus air hujan di Wiyung, Selasa, 24 Desember 2024. [email protected]

Penulis: Syaifuddin | Editor: Priyo Suwarno

KREDOTNEWS.COM, SURABAYA – Pencarian balita EZ berusia 3,5 tahun yang hanyut di selokan Jalan Babatan, Wiyung, Surabaya, memasuki hari kedua pada 25 Desember 2024. Pencarian balita yang terperosok hanyut dalam saluran air itu diperluas hingga 2 km dari titil awal.

Tim Rescue Surabaya, BPBD dan SAR  melanjutkan pencarian menggunakan lima perahu karet di sepanjang Kali Makmur, memperluas area pencarian hingga lebih dari dua kilometer dari lokasi awal.

Korban, yang terjatuh saat bermain hujan, belum ditemukan meskipun upaya pencarian melibatkan aparat kepolisian dan masyarakat.
Rekaman CCTV menunjukkan korban terjatuh ke dalam selokan ketika arus air sangat deras.

Balita yang terperosok di saluran air di Wiyung, Surabaya, adalah seorang anak laki-laki berinisial EZ, berusia 3,5 tahun.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Babatan Gang 2 saat EZ bermain hujan bersama dua sepupunya. Korban hanyut setelah menginjak air selokan yang meluap dan terseret arus deras. Saat kejadian, EZ berada di depan kos-kosan di lokasi tersebut.

Orang tua EZ, Mustainah dan Salim, saat ini bekerja di Malaysia. Balita berinisial EZ selama ini tinggal bersama neneknya di Surabaya. Saat kejadian, EZ sedang bermain di depan rumah bersama dua sepupunya, yaitu AM dan DF.

Mereka bermain hujan ketika EZ terjatuh ke dalam selokan yang meluap dan terseret arus deras, setelah hujan reda hari Senin, 24 Desember 2024.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati tentang APBD Jombang 2025

23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kisah Ari Anggara Terulang di Batam, Viral Ibu Tiri Hobi Aniaya Anaknya Hingga Babak Belur

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Status Tahanan Luar Kejaksaan, Roy Suryo Konferensi Pers: Terima Kasih Presiden Prabowo!

23 Juni 2026 - 10:09 WIB

PJ Bupati Cilacap Aulia Fatma: Dugaan 100 Titik MBG Fiktif

23 Juni 2026 - 09:11 WIB

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

Trending di News