Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

badge-check


					Tim SAR Labuhan Bajo menujun ke lokasi tenggelamnya kapal wisata KM Feronia, seputar Pantai Labuhan Bajo, Selasa siang, 13 Oktober 20w6. Foto: ist Perbesar

Tim SAR Labuhan Bajo menujun ke lokasi tenggelamnya kapal wisata KM Feronia, seputar Pantai Labuhan Bajo, Selasa siang, 13 Oktober 20w6. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LABUAN BAJO — Kapal wisata KM Feronia terbalik dan tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Selasa (13/10/2026) siang, saat dalam perjalanan menuju Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Disebutkan kapal dihantam ombak dan pusaran air, pecah dan tenggelam dalam tempo singkat Kapal wisata KM Feronia tenggelam.

Dari 30 orang yang berada di atas kapal, 29 berhasil dievakuasi selamat, sementara satu penumpang perempuan masih dalam upaya pencarian.

KM Feronia berangkat membawa 25 penumpang dan 5 awak kapal di bawah pimpinan Nakhoda, Isran.

Sekitar pukul 14.30 WITA, saat berada di perairan sekitar Pulau Tatawa, kapal tiba-tiba menghadapi pusaran arus laut yang kuat. Kapal terbalik dan perlahan tenggelam.

Para penumpang dan awak kapal terpaksa bertahan di atas puing-puing kapal sambil menunggu pertolongan datang.

“Kami sedang menikmati perjalanan, tiba-tiba air terlihat berputar sangat kuat di sisi kapal. Kapal miring dengan cepat sebelum kami sempat mengenakan jaket pelampung. Semuanya terjadi sangat cepat. Saya hanya ingat terlempar ke air dan berusaha berenang menjauhi kapal agar tidak tertarik ke bawah,” ceritanya sambil masih terlihat terguncang.

“Kami berusaha mengendalikan kapal, namun arus sangat kuat dan tiba-tiba. Saya memerintahkan semua penumpang untuk tetap tenang dan mengenakan pelampung, namun kapal miring terlalu cepat. Saya pastikan semua orang sudah keluar dari kabin sebelum saya sendiri meninggalkan kapal,” kata nakhofa, Isran

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman mengatakan, “Tim gabungan langsung dikerahkan begitu laporan masuk pada pukul 14.45 WITA.”

“Sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi dan dibawa ke tempat aman. Namun satu orang penumpang perempuan, Veronica Beatrix Jessica (23), belum ditemukan. Arus laut di lokasi kejadian cukup kuat dan jarak pandang di bawah air terbatas, sehingga operasi pencarian kami hentikan sementara saat hari mulai gelap.” Kata dia menjelaskan.

Pencarian akan dilanjutkan kembali sejak dini hari Rabu, 14 Oktober 2026,” jelas Fathur Rahman.

Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, Iptu Leonardo Marpaung menambahkan turut membantu pemcarian korban.

“Kami mengerahkan personel Polairud ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi sekaligus mengamankan lokasi. Penyelidikan awal menunjukkan kapal terbalik akibat pusaran arus yang tiba-tiba. Kami tetap mengimbau seluruh awak kapal wisata untuk senantiasa memantau informasi cuaca dan arus laut sebelum berlayar,” ucap Iptu Leonardo Marpaung.

Bukan itu saja, sejumlah nelayan lokal selalu membantu manakala ada insiden kecelakaan laut.

“Kami melihat ada yang melambai minta tolong dari kejauhan. Langsung kami arahkan perahu ke sana. Beberapa orang sudah berpegangan pada puing-puing kapal. Kami tarik satu per satu ke atas perahu kami sebelum kapal lain datang membantu. Semoga yang belum ketemu segera ditemukan,” ucapnya dengan tulus.

Krinologi

* Selasa, 13 Okt — Pagi KM Feronia dipimpin Nakhoda Isran berangkat membawa 25 penumpang dan 5 awak kapal menuju Pulau Rinca.

* ±14.30 WITA Kapal menghadapi pusaran arus laut di perairan Pulau Tatawa, terbalik, dan tenggelam

* ±14.45 WITA Nelayan di sekitar lokasi tiba pertama dan mulai mengevakuasi penumpang

* Sore, 13 Okt Tim SAR gabungan dipimpin Fathur Rahman dan personel Polairud Iptu Leonardo Marpaung mengumpulkan 29 orang selamat. Veronica Beatrix Jessica belum ditemukan

* Malam, 13 Okt Pencarian dihentikan sementara karena gelap, arus kuat, dan jarak pandang terbatas

* Rabu, 14 Okt — Pagi Operasi pencarian dilanjutkan kembali sejak dini hari. **

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Sampan Angkut 37 Siswa Patah di Mentawai, Berhasil Selamat Ditolong Nelayan Sedang Lewat

14 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng

14 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kini Sudah Lahir Buku Gastronomi Berisi Catatan Kekayaan Masakan Khas Jombang

14 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Lautan Massa Padati Acara Jombang Bersholawat, Hadirkan Gus Iqdam dan Hadrah Sabilu Taubah

14 Oktober 2026 - 08:31 WIB

OTT KPK Sasar Kantor BNPB, Tangkap 14 Pejabat dan Pengusaha, Uang dan Emas Batangan

13 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Israel Melarang Pesawat Kargo Ethiopia Mendarat, karena Pilotnya Warga Indonesia

13 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Desak Penutupan 23 Pabrik Rokok Ilegal, Massa LSM Lempari Telur Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan

13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Suasana Memanas, Bentrok Massa AMPB Vs LSM Aksi Pati Bangkit di Halaman PN

13 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Trending di News