Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tiga Gempa Besar Beruntun Magnetudo 6.1, 7.1 dan 7.1 Menguncang Guncang Jepang Hari Ini

badge-check


					Getaran terasa sangat kuat di seluruh wilayah Kumamoto dan Amakusa, berkekuatan 6.1 - 7.1 magnetudo melanda Jepang, Selasa, 28 Juli 2026. Foto: thetheoriuk_369 Perbesar

Getaran terasa sangat kuat di seluruh wilayah Kumamoto dan Amakusa, berkekuatan 6.1 - 7.1 magnetudo melanda Jepang, Selasa, 28 Juli 2026. Foto: thetheoriuk_369

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TOKYO  – Serangkaian gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang, Selasa siang,  28 Juli 2026.

Badan Meteorologi Jepang mengonfirmasi tiga peristiwa getaran kuat dalam waktu singkat, dengan dua di antaranya berskala magnitudo 7,1.

Rangkaian Kejadian Menurut Waktu:

  •  Pukul 12.57 waktu setempat: Gempa pertama berkekuatan M 6,1;
  • Pukul 12.58 waktu setempat: Hanya selisih satu menit, terjadi gempa besar M 7,1 berpusat di wilayah dekat Uki;
  • Pukul 13.38 waktu setempat: Gempa susulan besar kembali terjadi berkekuatan M 7,1 di wilayah dekat Ashikita.

Getaran terasa sangat kuat di seluruh wilayah Kumamoto dan Amakusa.

Pihak berwenang segera memastikan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa saat ini tim darurat sedang memeriksa kerusakan bangunan, jaringan listrik, jalur kereta api, serta fasilitas umum.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan besar yang fatal, namun banyak warga dilaporkan berlarian keluar bangunan mencari tempat aman, dan sejumlah jalur transportasi sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan keamanan.

Perbandingan dengan Peristiwa Lalu:

Kejadian ini mengingatkan kembali pada gempa besar Kumamoto tahun 2016 yang menelan korban dan merusak ribuan bangunan.

Namun menurut penjelasan ahli geologi, meski lokasinya berada di jalur yang sama, analisis awal menunjukkan pola pergerakan lempeng yang berbeda, sehingga belum bisa disimpulkan sebagai kelanjutan langsung peristiwa silam.

Jepang memang berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang paling aktif seismiknya di dunia, namun kemunculan dua gempa berkekuatan lebih dari 7 secara berurutan dalam waktu sangat singkat tetap menjadi peristiwa yang jarang terjadi dan sedang diteliti secara mendalam.

Pemerintah daerah telah mengaktifkan posko darurat dan meminta warga untuk tetap tenang, menjauhi bangunan yang retak, tebing, serta pantai meskipun peringatan tsunami sudah dicabut.

Situasi masih terus dipantau secara ketat, dan informasi terbaru akan disampaikan secara berkala.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Ketua DPRD Hadi Atmaji dan Rombongan Hadir Nonton de’Massiv Penutupan Peringatan Hari Jadi Jombang

27 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (73): Meredup, Klan Melahirkan Sikap Sombong

27 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Barbarossa dan Gibran Ajukan Surat Mundur sebagai Staf Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Trending di News