Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Mahasiswa dan pembimbing Politeknik Kesehatan Kemenkes, Surabaya, datang ke desa Pumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Jombang, bukan hanya memberikan ilmu tentang kebersihan, tetapi juga memberikan manfaat langsung dengan menyerahkan bantuan berupa perangkat penyaring air (filter 1-3 micron) kepada pemilik depo air isi ulang.
Acara dilaksanakan di balai desa Plumbon Gambang, Sabtu, 16 Mei, 2025, diikuti sekitar 100 warga u dangan dan 20 pemilik depo air isi ulang di wilayah Jombang. Kerja sama antara Poltekes Kesehatan Surabaya dengan desa Plumbon sudah berjalan sejak 2019 silam.
Hadir pada acara itu Wakil Direktur Poltekes Surabaya, Ferry Kriswandana, ST, M. MT, Sekretaris Jurusan Kesehatan Lingkungan Demes Nurmayanti, dosen dan sekitar 50 mahasiswa jurusan kesehatan masyarakat dan keperawatan kesehatan gigi.
Telah banyak melaksanakan kegiatan di dalam memberikan peningkatan kesehatan lingkungan bagi masyarakat. Kali ini mereka hadir di desa itu dari jurusan kesehatan masyarakata dan keperawatan gigi dan merawat kesehatan depo air isi ulang.

Sebanyak 100 warga dan 20 pengusaha dopo air minum isi ulang warga desa Plumbon Gambang, Gudo, Jombang, mengikuti acara pelatihan membersihkan perangkat dan peralatan depo air. Foto: kredonews.com/ priyo suwarno
Sekretaris Jurusan Lingkungan Hidup, Demes Nurmayanti, mengatakan penting memberikan pelatihan dan pemahaman perawatan depo air kinum isai ulang, karena untuk menjaga agar kualitas air minum yang dikonsumi masyarakat terus terjaga.
“Karena, depo air isi ulang itu mulai dari input sampau out put, harus dirawat secara rutin. Sekali lagi ini untuk menjaga kualitas air minum yang dikonumsi masyarakat, khususnya di desa ini. Disini sudah kami survei ada 20 lehih pemilik usaha air isi ulang,” kata dia sebelum acara dimulai.
Pada acara itu mahasiswa melaksanakan aktivitas pelatihan dan pengetahuan tentang tata laksanakan merawat dan memberisihkan perangkat dan kebersihan dalam usaha depo air isi ulang, mulai dari asal usul sumber sir, yang wajib dipastikan tidak mengandung bakteri, hingga tata laksana membersihkan perangkat dan peralatan itu hingga semua produk air yang dijual ke masyarakat tetap terjaga kualitan kesehjatannya.
Di lingkungan kantor desa, mahasiswa juga memasang sejumlah perangkat jentik-jentik nyamuk sederhana, menggunakan potongan bekas plastik air kemasan. Mereka akan mmeriksa hasil tangkapanya itu seminggu kemudian.
Acara ini dipersiapkan secara matang, saat pendafataran masuk, para peserta yang mengikuti acara sudah disambut dengan buah tangan berupa snack, sabun cair Lifbuoy dan satu set sikat dan pasta gigi Formula Charchoal plus uang transpor.
Dalam sambutannya Wadir Poltekes Surabaya, Ferry mengatakan bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat, dimana antara Poltekses dan Desa Plumbon Gambang sudah lama terjalin.
“Kami akan terus memberikan sumbangsih kepad masyarakat sebagai upaya memajukan kesesehatan pada umumnya,” tutur Ferry.
Kades Pulmbon Gambang, Nuwakit, sebagi tuan rumah marasa bangga dan berbahagia selama ini Poltekes Surabaya selalu memberikan bantuan alat pengolah sampah plastik, juga akan diberikan diberikan bantuan pertalatan sampah non-organik.
“Kerja sama ini kami tingkatkan terus, bahkan akan sudah menandatangani kerja sama proyek kesehatan nasional di Plumbon Gambang bekerja sama dengan Poltekes Surabaya,” tuturnya. **







