Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BANDAR LAMPUNG — Suara sirine meraung kencang, diselingi tembakan peringatan sesekali menggema di berbagai penjuru Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, Senin ini, 11 Mei 2026.
Hari ketiga operasi besar-besaran dilancarkan Polda Lampung memburu dua terduga pelaku penembak Brigadir Polisi Arya Supena, yang gugur saat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Sabtu pagi (9/5/2026).
Pihak kepolisian hingga saat ini, belum mengantongi identita nama, alamat, maupun data diri pasti kedua pelaku.
Meski sudah mengantongi rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti berupa kunci pencuri dan selongsong peluru, gambaran pelaku masih samar dan belum bisa dipastikan secara resmi.
Ciri yang tercatat baru sekadar: dua pria usia sekitar 25–35 tahun, mengenakan pakaian gelap, serta mengendarai sepeda motor jenis bebek berwarna hitam.
Untuk mempersempit ruang gerak, Polda Lampung mengerahkan lebih dari 820 personel gabungan dari Polresta Bandar Lampung, Reskrim, Sabhara, Brimob, dan Intelijen.
Penyisiran dilakukan menyeluruh ke 25 titik utama yang dianggap menjadi jalur pelarian maupun tempat persembunyian potensial, meliputi:
Kota Bandar Lampung
- Lokasi kejadian & sekitar: Labuhan Ratu, Labuhan Dalam, Gedong Meneng
- Kawasan padat penduduk & gang sempit: Way Halim, Sukarame, Teluk Betung Utara, Teluk Betung Selatan, Panjang, Kedaton, dan Tanjung Karang
- Lampung Selatan: Natar, Kalianda, Tanjung Bintang, Merbau Mataram
– Pesawaran: Kedondong, Way Lima, Padang Cermin
– Lampung Timur: Sukadana, Jabung, Margatiga
– Mesuji & Tulang Bawang: Jalur lintas timur menuju perbatasan Sumatera Selatan
Titik Penyekatan
Sebanyak 17 pos penyekatan dipasang ketat di semua pintu keluar-masuk kota, antara lain: Pos Rajabasa, Pos Panjang, Pos Kota Baru, Pos Simpang Tiga, serta pengawasan ekstra ketat di Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni agar pelaku tak lolos menyeberang ke pulau lain.
Tanpa Henti
Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menegaskan operasi ini akan terus digenjot tanpa henti.
“Saat ini kami sudah mengepung semua jalur keluar, menyisir setiap sudut. Namun kami jujur sampaikan: sampai malam ini kami belum punya identitas pasti siapa mereka. Kami minta bantuan warga, jika ada yang melihat orang mencurigakan cocok ciri, segera lapor. Kami janji, tak akan berhenti sampai pelaku tertangkap hidup atau mati,” tegasnya.
Operasi ini disambut haru sekaligus dukungan penuh keluarga almarhum dan warga, yang berharap keadilan segera ditegakkan bagi Brigpol Arya Supena yang gugur menjalankan tugas mulia melindungi masyarakat. **







