Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Samsul Arif Diamuk Massa, Akibat Meludahi Wajah Kades Kedungboto Pasuruan

badge-check


					Seorang warga desa jadi korban pengeroyokan, akibat meludahi Kades Subandi di Desa Kedungboto terjadi pada Senin, 23 Februari 2026, siang hari. Foto: Instagram@pasuruankekinian Perbesar

Seorang warga desa jadi korban pengeroyokan, akibat meludahi Kades Subandi di Desa Kedungboto terjadi pada Senin, 23 Februari 2026, siang hari. Foto: Instagram@pasuruankekinian

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN- Seorang pria bernama Samsul Arif, 34, warga Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dibawa ke kantor polisi setelah menjadi sasaran amuk massa warga setempat.

Pengeroyokan  ini terjadi, diduga sebelumnya korban berperilaku tidak sopan terhadap kepala desanya sendiri, Subandi, Senin (23/2) siang.

Siang itu, menurut saksi, kades Subandi sedang memimpin rapat di balai desa Kedungboto. Tiba-tiba muncul  Samsul Airf masuk ruang rapat.  Langsung mendekat dan meludahi  kades, di depan perangkat desa.

Perangkat desa dan anak Subandi langsung bereaksi meringkus Samsul yang ketika itu berusaha melarikan diri.

Warga yang marah mengejar dan mencegatnya di jalan raya, lalu melakukan pengeroyokan sebelum polisi tiba.

Warga desa setempat, Ludfi menyatakan pelaku sering membuat keributan dan diduga mengalami gangguan kejiwaan, mencerminkan persepsi warga terhadap kasus ini.​

Polisi masih mendalami motif tanpa rilis komentar resmi dari Subandi per 25 Februari 2026. Aklibatnya Samsul menderita bonyok-bonyok di kepala dan tubuhnya. Samsul kini dirawat di RS Pusdik Bhayangkara.

Respons Polisi

Polsek Beji mengamankan SA dari massa untuk mencegah luka lebih parah. Saat ini, SA dirawat di RS Pusdik Bhayangkara sambil menjalani pemeriksaan intensif terkait motifnya.

Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto menyatakan polisi masih mendalami kasus tersebut.​
Subandi melaporkan riwayat masalah serupa dengan SA sebelumnya, termasuk pemukulan dan kerusakan properti.​

Kasus ini mencerminkan insiden kekerasan komunal di tingkat desa, di mana warga bereaksi spontan terhadap dugaan pelanggaran norma sosial terhadap pemimpin lokal.

Namun motif pasti dari aksi Samsul Arif  meludahi dan menganiaya Kades Subandi di Desa Kedungboto belum terungkap secara jelas.​

Polisi dari Polsek Beji masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Samsul untuk menggali motif di balik tindakannya pada 23 Februari 2026.

Kades Subandi menyebut ada riwayat masalah sebelumnya dengan Samsul Airf. Karena menurutnya, Suka pemukulan dan melakukan perusaka properti, tapi detail motif spesifik belum diungkap publik.​

Urutan Kejadian

  • Subandi memimpin rapat koordinasi di Balai Desa Kedungboto bersama perangkat desa.​
  • Samsul Arif tiba-tiba masuk tanpa izin, mendekati kades, lalu meludahi wajahnya di depan staf.
  • Perangkat desa dan anak Subandi bereaksi, mencoba melerai, sementara Samsul berusaha kabur.
  • Warga marah mengejar dan mencegatnya di jalan raya, lalu melakukan pengeroyokan.​
  • Polisi tiba, meredam massa, dan mengamankan Samsul untuk mencegah luka lebih parah.​ **​
Suivis
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Trending di News