Menu

Mode Gelap

Life Style

Sinetron Garapan AI Kini Makin Marak

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM,  JAKARTA-Sejumlah sinetron terbaru di Indonesia mulai diproduksi dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara menyeluruh. Kehadiran tayangan televisi berbasis AI ini memunculkan perdebatan soal kreativitas, kualitas produksi, dan masa depan industri TV konvensional.

Salah satu sinetron yang diproduksi dengan pendekatan tersebut adalah Legenda Bertuah. Tayangan ini mengangkat cerita legenda Indonesia, dongeng, serta kisah rakyat Nusantara yang dikemas dengan visual bergaya modern.

Program ini disebut sebagai tayangan televisi pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi AI secara menyeluruh dalam proses produksinya.

Sejumlah kisah legenda Nusantara yang diangkat dalam program ini antara lain Malin Kundang, Sangkuriang, Rara Jonggrang, Timun Mas, Si Pitung, Bawang Merah Bawang Putih, Batu Menangis, Keong Mas, Jaka Tarub, Danau Toba, hingga Legenda Gunung Merapi.

Tak hanya berfungsi sebagai hiburan, program ini juga memuat pesan moral, inspirasi, kearifan lokal, serta nilai budaya. Tayangan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus media pelestarian cerita rakyat Indonesia, menurut pihak penyelenggara, dikutip dari Detik.

Selain Legenda Bertuah, terdapat pula program berjudul Cahaya Hati yang mengangkat unsur religi dengan pendekatan modern. Mulai dari pengembangan ide cerita, penulisan naskah, pengisian narasi, hingga visualisasi dunia cerita, seluruh prosesnya dikerjakan menggunakan teknologi AI dan dikurasi bersama tim kreatif internal.

Pendekatan dua program TV ini menjadi perbedaan utama dibandingkan proses produksi tayangan televisi konvensional.

Cuplikan dari kedua program tersebut dengan cepat menyebar di internet dan memicu berbagai respons. Kolom komentar di media sosial dipenuhi perbincangan dan perdebatan mengenai penggunaan AI secara penuh dalam produksi program televisi.

Sebagian warganet menilai pemanfaatan AI secara total berpotensi menurunkan standar produksi tayangan TV konvensional. Di sisi lain, ada pula yang melihat langkah ini sebagai bentuk adaptasi industri televisi terhadap perkembangan teknologi.

Menanggapi beragam respons tersebut, pihak penyelenggara menyebut bahwa Legenda Bertuah merupakan upaya menghadirkan konten yang tetap kreatif dan relevan di era teknologi, tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia, seperti dikutip dari Detik.

Legenda Bertuah dijadwalkan tayang mulai awal 2026 dan ditayangkan di TRANS7. Program ini hadir setiap Sabtu dan Minggu pukul 18.00 WIB.

Sementara, Cahaya Hati akan tayang eksklusif di INews, meskipun belum ada informasi soal jadwal tayangnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Miss Universe Indonesia 2025 Ungkap Kriteria Kendaraan Idaman

10 Februari 2026 - 18:21 WIB

Cokelat Tak Boleh Disimpan di Kulkas atau Freezer

10 Februari 2026 - 16:32 WIB

Jemblem dan Misro, Dua Nama Satu Rasa dari Jawa

9 Februari 2026 - 15:46 WIB

Vakum Bertahun-tahun, Pemkab Jombang Hidupkan Kembali Seni Gambus Misri Sumobito

9 Februari 2026 - 15:16 WIB

Jeruk Bali Dapat Menjadi Silent Killer, Ini Sebabnya

9 Februari 2026 - 15:12 WIB

Kemangi: Daun Kecil dengan Manfaat Besar untuk Kesehatan

9 Februari 2026 - 12:03 WIB

Tak Hanya Bernyanyi, Denada Kini Menata Warisan Hidup untuk Generasi Baru

9 Februari 2026 - 11:53 WIB

Penantian Para MyLinz akan Terbayar dengan Pertunjukan Spektakuler

8 Februari 2026 - 20:37 WIB

Selegram Diva Siregar Kecelakaan di Bogor, Mobil Hancur Orangnya Selamat

8 Februari 2026 - 16:11 WIB

Trending di Headline