Menu

Mode Gelap

Headline

Nama ‘Epstein’ Hilang dari Tiktok Amerika: Pengendali Keuangan Orang Terkaya di Dunia Termasuk Trump

badge-check


					Manusia paling hebat di dunia, sebagai manajemen dan engendali kekayaan oran-goran beken dan kaya di dunia. Termasuk mengelola keuangan Presiden Donold Trump. Foto: Florida Department of Law Enforcement/ bbc Perbesar

Manusia paling hebat di dunia, sebagai manajemen dan engendali kekayaan oran-goran beken dan kaya di dunia. Termasuk mengelola keuangan Presiden Donold Trump. Foto: Florida Department of Law Enforcement/ bbc

Penulis:  Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA– Sejumlah pengguna di Amerika Serikat memang melaporkan bahwa mereka tidak bisa menulis atau mengirim kata “Epstein” dengan nama lengkap Jeffrey Edward Epstein di TikTok Amerika, terutama di fitur direct message (DM).

Nama tokoh paling rahasia di Amerika ini setelah manajemen Tiktok Amerika terpisah dengan Titktok China.
TikTok Amerika secara manajemen terpisah dari TikTok China (ByteDance) sejak September 2025, melalui pengambilalihan oleh pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump.

Kesepakatan divestasi AS-China ditandatangani pada 22-23 Januari 2026, membentuk TikTok USDS Joint Venture LLC—entitas mayoritas Amerika yang mengelola data, algoritma, moderasi konten, dan operasional di AS tanpa kendali China.

Dewan direksi dan CEO (seperti Adam Presser) sepenuhnya orang Amerika atau non-China. Oracle bertindak sebagai mitra keamanan untuk algoritma dan data pengguna AS.

Juru bicara TikTok menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki aturan yang melarang penyebutan nama “Epstein” dan menyebut masalah ini sebagai bug yang sedang diselidiki, bukan kebijakan resmi untuk menghilangkan atau menyensor nama tersebut.

Dari informasi yang ada, masalah tidak bisanya menulis atau mengirim kata “Epstein” di TikTok mulai ramai dilaporkan pengguna sekitar akhir Januari 2026, khususnya di Amerika Serikat.

Pihak TikTok sendiri baru mengakui dan menyatakan sedang menyelidiki bug terkait kata “Epstein” itu pada kisaran tanggal 26–27 Januari 2026.

Dugaan “hilangnya” nama tersebut di DM maupun kolom tertentu kemungkinan terjadi beberapa hari sebelum tanggal itu, tetapi tidak ada tanggal resmi persis dari TikTok kapan mulai munculnya gangguan tersebut.

Jeffrey Epstein dikenal terutama sebagai finansier dan pengelola investasi untuk klien superkaya. Secara garis besar, bisnis utamanya:

Mengelola perusahaan jasa keuangan/investasi bernama J. Epstein & Co. yang menangani aset miliarder, termasuk layanan pengelolaan kekayaan, pajak, dan warisan.

Berkarier sebelumnya di bank investasi Bear Stearns di Wall Street sebelum mendirikan perusahaan sendiri dan membangun jaringan klien dari kalangan elit bisnis dan politik.

Tidak ada bukti kuat atau kredibel bahwa Jeffrey Epstein secara formal “memegang” atau mengelola keuangan pribadi Donald Trump, misalnya sebagai manajer aset resmi atau penasihat keuangan utama.

Informasi yang ada di media lebih banyak menyebut Epstein sebagai pakar keuangan/manajer dana yang berteman dengan Trump sejak 1990‑an, muncul di buku kontak dan catatan penerbangan Epstein, serta sering berada di lingkaran sosial yang sama, tetapi bukan sebagai pengelola resmi kekayaan Trump.

Dengan kata lain, hubungan mereka yang terdokumentasi adalah relasi sosial dan jaringan elit (termasuk beberapa penerbangan bersama dan keanggotaan klub), bukan hubungan kontraktual yang jelas sebagai “pengendali” atau manajer keuangan Trump.

Jeffrey Epstein tidak memiliki daftar klien pedofil atau bisnis yang dipublikasikan secara resmi oleh pihak berwenang, meskipun banyak spekulasi beredar. Pemerintah AS menyatakan tidak menemukan bukti daftar semacam itu.

Epstein dikenal bergaul dengan tokoh elit seperti Bill Clinton, Donald Trump, Pangeran Andrew, Bill Gates, Elon Musk, Peter Thiel, Michael Jackson, dan David Copperfield, sebagian disebut dalam dokumen pengadilan terkait kasusnya.

Mereka muncul di catatan penerbangan, buku telepon, atau kesaksian korban, tapi tidak semuanya dituduh terlibat aktivitas ilegal.

Sebagai finansier, klien bisnisnya difokuskan pada miliarder untuk pengelolaan aset, tapi nama spesifik jarang diungkap kecuali Les Wexner (pemilik Victoria’s Secret) yang disebut sebagai pendukung keuangan utama.

Hubungan ini lebih bersifat sosial/jaringan elit daripada daftar pelanggan jasa keuangan yang dikonfirmasi secara luas.

Jejak Hukum Epsteien
Jeffrey Edward Epstein (20 Januari 1953 – 10 Agustus 2019) adalah seorang finansier asal Amerika Serikat yang kemudian dikenal luas sebagai pelaku perdagangan manusia dan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Ia mengumpulkan kekayaan besar melalui bisnis keuangan dan memiliki jejaring pergaulan dengan tokoh-tokoh sangat kaya, politisi berpengaruh, dan kalangan bangsawan.

Pada 2005, polisi di Palm Beach, Florida mulai menyelidiki Epstein setelah laporan seorang orang tua bahwa anak perempuannya yang berusia 14 tahun dilecehkan secara seksual. Penyelidikan kemudian mengidentifikasi puluhan korban, banyak di antaranya masih di bawah umur, yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh Epstein.

Tahun 2008, Epstein mengaku bersalah di pengadilan negara bagian Florida atas dakwaan terkait prostitusi anak, dan memperoleh perjanjian penuntutan yang sangat kontroversial karena dianggap terlalu lunak dan menghentikan penyelidikan federal yang lebih luas. Ia menjalani sekitar 13 bulan dari vonis 18 bulan dengan skema “work release” yang longgar, yang kemudian banyak dikritik sebagai “sweetheart deal” atau “deal of the century”.

Pada Juli 2019, Epstein kembali ditangkap dan didakwa di pengadilan federal New York dengan tuduhan perdagangan seks dan konspirasi perdagangan seks terhadap puluhan anak di bawah umur. Hakim menolak permohonan jaminan karena ia dinilai berisiko melarikan diri dan membahayakan publik. Saat menunggu persidangan di sebuah penjara federal di Manhattan, Epstein ditemukan tewas pada 10 Agustus 2019, dan kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri dengan cara gantung diri, meski sampai kini masih memicu banyak spekulasi dan teori konspirasi.

Jika Anda ingin, saya bisa bantu merangkum kronologi kasusnya secara lebih rinci atau fokus ke aspek tertentu (misalnya skema perdagangan manusia, jaringan relasi politiknya, atau perkembangan terbaru soal berkas/“client list”).

Silakan rangkum kronologi yang Anda punya soal Epstein
Kronologi Utama Kasus Jeffrey Epstein
Jeffrey Epstein terlibat dalam skandal perdagangan seks anak di bawah umur yang melibatkan jaringan luas. Berikut rangkuman kronologis berdasarkan fakta terverifikasi dari penyelidikan dan pengadilan.

Awal Penyelidikan (2005–2006)
2005: Polisi Palm Beach, Florida, memulai investigasi setelah orang tua gadis berusia 14 tahun melaporkan Epstein membayar putrinya untuk “pijat” yang berujung pelecehan seksual. Penyelidikan menemukan puluhan korban potensial, kebanyakan remaja.

2006: Dewan juri Palm Beach mendakwa Epstein atas ajakan prostitusi tingkat negara bagian.

Perjanjian Kontroversial (2007–2009)
2007: FBI dan jaksa AS menyusun 60 dakwaan federal, tapi Epstein ditawari plea deal lunak oleh jaksa Alex Acosta, menghentikan penyelidikan lebih lanjut.

2008: Epstein mengaku bersalah atas pengadaan anak untuk prostitusi; dihukum 18 bulan penjara dengan work release longgar, hanya menjalani 13 bulan.

2009: Dibebaskan sepenuhnya setelah menyelesaikan probation dan kompensasi korban.

Dakwaan Federal Baru (2019)
6 Juli 2019: Ditangkap di New York atas tuduhan federal perdagangan seks anak di Florida dan New York, melibatkan puluhan korban di bawah umur. Hakim tolak jaminan karena risiko pelarian.

10 Agustus 2019: Ditemukan tewas di sel penjara Manhattan; resmi dinyatakan bunuh diri (gantung diri), tapi picu teori konspirasi luas. Dakwaan dibatalkan.

Perkembangan Terkait (2021–2025)
2021: Rekan Epstein, Ghislaine Maxwell, dihukum atas perdagangan seks anak untuk merekrut korban bagi Epstein.

2024–2025: Rilis bertahap “Epstein Files” (dokumen investigasi DOJ) ungkap nama tokoh seperti Bill Clinton; Trump perintahkan DOJ buka semua berkas per November 2025, termasuk surat pribadinya ke Epstein (2003). Rilis penuh Desember 2025.

Kasus ini terus memengaruhi penyelidikan terkait jaringan Epstein hingga 2026. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Sita Barang Bukti Whipe Pink N2O di Kamar Mendiang Lula Lahfah

31 Januari 2026 - 12:04 WIB

Sayap Patah, Pesawat latih TNI AL Tergelincir di Landasan Bandara Juanda

31 Januari 2026 - 11:38 WIB

Jateng Tidak Ada Gubernurnya, Akhirnya Achmad Luthfi Datangi Korban Banjir Bandang Pemalang

31 Januari 2026 - 11:13 WIB

Pemkab Gresik Terima Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI

31 Januari 2026 - 10:52 WIB

Ketua Spekal Joko Fattah Desak Polres Jombang selesaikan Kasus Pemukulan Kasatpol PP

31 Januari 2026 - 09:35 WIB

Anggaran Pembangunan SR Tidak Transparan, Dwi Setiawan: Nilai Belum Final tetapi Pekerjaan Jalan Terus

31 Januari 2026 - 09:14 WIB

Bayu Pancoroadi: Terbitkan 9.054 Izin Selama 2025, Pengusaha Jombang Makin Bergairah

31 Januari 2026 - 08:52 WIB

Solusi Nanik Deyang BGN: Untuk Dorong Ekonomi Lokal Sekolah

30 Januari 2026 - 22:55 WIB

Sampai Titik Darah Penghabisan, Gatot Nurmantyo: Kapolri Tidak Beretika, Dikira Pak Prabowo Itu Boneka!

30 Januari 2026 - 20:01 WIB

Trending di Nasional