Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
KREDONEWS.COM, KEDIRI– Pemerintah Kabupaten Kediri mendapat pujian dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat RI berkat kesuksesan program jaminan kesehatan nasional.
Apresiasi ini diberikan karena wilayah tersebut berhasil meraih status Universal Health Coverage (UHC) kategori Pratama dengan cakupan peserta mencapai 98,72 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menjelaskan bahwa angka ini naik pesat jika dibandingkan tahun 2021 yang hanya berada di angka 70 persen.
“Alhamdulillah di akhir tahun 2025, kita sudah mencapai 98 persen lebih,” tuturnya dalam pernyataan resmi pada Rabu.
Prestasi ini memacu pemerintah daerah untuk terus mempermudah akses layanan di puskesmas maupun rumah sakit.
Hal tersebut sejalan dengan fokus utama kepala daerah yang menempatkan sektor kesehatan sebagai program unggulan.
Demi menjaga kualitas layanan yang maksimal, pihak dinas mengimbau warga yang belum terdaftar untuk segera mengurus kepesertaan JKN mereka.
Khotib menegaskan pentingnya status kepesertaan yang tetap aktif. “Jangan sampai kepesertaan masyarakat untuk UHC ini nonaktif,” kata dia.
Penyerahan penghargaan ini berlangsung dalam acara UHC Awards 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (27/1). Kediri merupakan satu dari 397 kabupaten/kota serta 31 provinsi di Indonesia yang diakui oleh BPJS Kesehatan karena komitmen tinggi dalam melindungi kesehatan masyarakatnya.***






