Menu

Mode Gelap

Nasional

Gilbert Simanjuntak: Masker Saja Tak Cukup Hadapi Nipah

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan kasus virus Nipah yang muncul kembali di India. Pemantauan dilakukan intensif melalui kanal resmi pemerintah dan media monitoring.

Juru Bicara Kemenkes, Widyawati mengatakan, langkah tersebut untuk mengantisipasi potensi penyebaran lintas negara. Kemenkes memastikan setiap informasi dianalisis untuk respons cepat.

“Kami memantau perkembangan situasi penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain melalui kanal resmi serta sistem media monitoring. Setiap informasi terbaru kami analisis untuk memastikan respons cepat jika ada potensi risiko masuk ke Indonesia,” kata Widyawati dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Kemenkes juga menerbitkan notifikasi kejadian virus Nipah melalui kanal infeksi emerging. Notifikasi itu sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi risiko.

Seluruh fasilitas layanan kesehatan diminta bersiaga. “Notifikasi sudah kami sampaikan agar dinas kesehatan meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.

Selain itu, pengawasan diperketat di setiap pintu masuk negara Indonesia. Pengawasan mencakup orang, barang, dan alat angkut dari wilayah terdampak.

“Kami meningkatkan pengawasan pelaku perjalanan internasional dari negara terlapor Nipah. Langkah ini penting mencegah potensi importasi penyakit,” ujarnya.

Sementara itu, Epidemiolog Gilbert Simanjuntak mengingatkan masyarakat memahami pola penularan virus Nipah. Ia menilai virus ini tidak menyebar luas melalui udara.

“Penularan ini bukan seperti virus biasa yang lewat udara. Jadi bukan sekadar pakai masker lalu aman,” ujar Gilbert.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Garuda Buka Suara Soal Tiket Palangkaraya-Jakarta Rp 200 Juta

17 Maret 2026 - 21:09 WIB

Distribusi Logistik Terganggu, Truk Ayam Tertahan di Gilimanuk

17 Maret 2026 - 20:54 WIB

Rupiah ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

16 Maret 2026 - 21:48 WIB

Budi Santoso Tinjau Pasar, Harga Masih Stabil

16 Maret 2026 - 21:39 WIB

Kemacetan Horor di Peyeberangan Gilimanuk-Ketapang

16 Maret 2026 - 21:14 WIB

Sidak Terminal Purabaya, Kapolri Minta Polisi Beri Layanan Maksimal

15 Maret 2026 - 17:35 WIB

Jasamarga Mulai Berlakukan Diskon Tarif Tol Hari Ini

15 Maret 2026 - 17:04 WIB

Kasus Campak Melonjak, Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Dunia

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan 2.000 Bus

11 Maret 2026 - 21:52 WIB

Trending di Nasional